Kapolrestabes: Tangkap Bandar Besar Perjudian

Kapolrestabes: Tangkap Bandar Besar Perjudian

  • Bagikan
Judi. Ilustrasi
Judi. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Eddizon Isir memerintahkan anggotanya menangkap para bandar besar judi untuk memberantas praktik perjudian di Kota Medan.

“Tangkap bandar besarnya judi toto gelap (Togel), dadu goncang dan judi tembak ikan,” tegas Kapolrestabes Medan Kombes JE Isir.

Penegasan itu disampaikan orang nomor 1 di Polrestabes Medan itu kepada Kasat Reskrim AKBP Maringan Simanjuntak di Media Center Mapolrestabes, Jumat (10/1) petang.

Disampaikan Kombes JE Isir kepada Kasat agar tidak menangkap para bandar kecil, juru tulis (jurtul) togel dan pemainnya. Namun ia memerintahkan kepada Maringan agar memenggal dari atas.

“Penggal dari atas, artinya tangkap seluruh bandar besarnya. Otomatis jika sudah ditangkap, praktik perjudian tidak ada lagi. Saya tidak ingin dengar lagi ada praktik perjudian,” katanya dengan tegas.

Disinggung terkait lokasi perjudian dadu goncang dan tembak ikan yang masih tetap beroperasi seperti biasanya di kawasan lahan mess PTPN IV Pramuka Desa Bandar Baru, Kec. Sibolangit dan diduga di-backup/dilindungi oknum kepolisian dari Polsek Pancurbatu. Pria asal Papua itu menegaskan siapapun yang melindungi segala bentuk tindak pidana akan ditindak.

“Kita akan tindak setiap bentuk tindak pidana terjadi yang dilakukan oknum aparat,” tegasnya.

Sebelumnya, perintah Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin yang mengintruksikan Polrestabes/Polres dan Polsek jajaran agar memberantas praktek perjudian, ternyata instruksi tersebut tidak diindahkan sama sekali.

Nyatanya hingga saat ini, praktek perjudian masih marak beroperasi khusunya di wilayah hukum (wilkum) Polrestabes Medan. Praktek perjudian tersebut diduga kuat di-backup/dilindungi oknum-okmum aparat.

Hal itu terungkap setelah sejumlah warga yang tak ingin identitasnya dipublikasi tersebut datang ke Media Center Mapolrestabes Medan, Jumat (10/1) sore.

Kepada sejumlah awak media, warga mengungkapkan salah satu praktek perjudian yang marak yakni judi toto gelap (togel). Togel yang diketahui milik R alias I itu sudah beroperasi selama 3-4 tahun dan tersebar di Wilkum Polrestabes Medan.

Selain R alias I, bandar besar togel lainnya diketahui berinisial SS. Para bandar judi ini disinyalis kuat sudah bekerja sama dengan oknum aparat. Hal itu diperkuat belum pernah bandar kecil serta jurtul togel yang ditangkap.

Sementara itu, seperti yang dirangkum wartawan dari berbagai sumber, lokasi perjudian dadu goncang dan tembak ikan juga masih tetap beroperasi seperti biasanya di kawasan lahan mess PTPN IV Pramuka Desa Bandar Baru, Kec. Sibolangit.

Lokasi perjudian yang buka selama 24 jam itu diduga dikelola oleh 4 bandar judi masing-masing berinisial U, D, GT yang disebut-sebut sebagai oknum pemerintahan setempat dan AH yang diduga sebagai wakil manager di satu hotel.

Lokasi judi di dalam rumah permanen yang disebut-sebut milik warga berinisial E terdapat sejumlah mesin judi tembak ikan yang diketahui milik TS. Mesin tembak ikan tersebut disewakan kepada 4 bandar judi itu. Di lokasi juga terdapat 3 meja judi dadu. Aktivitas perjudian yang buka selama 24 jam itu banyak dikunjungi para pemainnya. (m39)

  • Bagikan