Kakak Dan Adik Tewas Tenggelam Di Kolam Galian

Kakak Dan Adik Tewas Tenggelam Di Kolam Galian

  • Bagikan
Jasad abang dan adiknya saat disemayamkan di rumah duka Gang JM Lingkungan V Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli, Senin (7/12). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
Jasad abang dan adiknya saat disemayamkan di rumah duka Gang JM Lingkungan V Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli, Senin (7/12). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Sepasang bocah bersaudara kandung  tewas tenggelam di kolam galian  proyek pembangunan jalan tol Medan – Binjai Jl. Pancing Lingkungan V, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Senin (7/12).

Menurut saksi mata Sandi Restu  ,17, menjelaskan, jasad kakak beradik tersebut berawal saat seorang wanita Samia  ,38,  ibunda korban sedang mencari anaknya yang sejak pukul 10.00 WIB belum kunjung pulang ke rumahnya.

Hingga pukul 14.00 WIB tak kunjung pulang,  Samia berinisiatif mencari sepasang buah hatinya yang tak kunjung pulang tersebut menggunakan sepeda.

                                             

Ketika melintas Jl. Pancing, Kelurahan Mabar Hilir, Medan Deli,  Samia melihat sepeda anaknya terparkir di pinggir jalan, Samia pun mencari kedua buah hatinya yang bernama Rendy ,12, dan Dila ,10.

“Samia melihat baju anaknya berada di pinggir kolam langsung memastikan dalam hati bahwa anaknya tenggelam sehingga Samia menjerit meminta tolong di tempat kejadian perkara (TKP) kepada warga sekitar. Sejumlah warga yang mendengar suara minta tolong  langsung mendatangi asal suara tersebut,” ujar Sandi.

Kepada sejumlah warga yang datang, Samia menyebutkan bahwa anaknya tenggelam di kolam bekas galian karena sepeda dan bajunya ada di pinggiran kolam.

Mengetahui hal ini Sandi bersama wargapun langsung turun ke TKP ingin memastikan dan mencari korban tenggelam dengan teknik menyisir area kolam.

Sepasang saudara inipun akhirnya ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB dengan keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Ibu yang melihat kedua buah hatinya sudah tidak bernyawa lagi tak kuasa menahan air mata.
Beberapa warga sempat menenangkan Samia agar bisa lebih sabar dan tabah namun tak semudah itu menahan bendungan airmata bagi Samia.

“Sekitar jam 11.00 WIB  kulihat anak-anak ini mandi bang. Kolam bekas galian itu sering dijadikan tempat mandi anak-anak, biasanya mereka ini rame, tadi pas aku liat memang orang ini berdua aja,” ujar sandi.

Jasad kakak dan adik itu selanjutnya dibawa ke rumah duka di Gang JM, Lingkungan V, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi Rahmadsyah mengatakan, bahwa korban murni tenggelam di kolam bekas galian.

“Saat kita cek ke TKP ternyata benar korban murni tenggelam,” ujarnya singkat. (m27)

 

  • Bagikan