Waspada
Waspada » Kaji Ulang Kebijakan Penghapusan Guru Dari Formasi CPNS
Headlines

Kaji Ulang Kebijakan Penghapusan Guru Dari Formasi CPNS

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud (Ist)

JAKARTA (Waspada) : Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta rencana Pemerintah akan menghapus formasi guru dari seleksi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2021 dikaji ulang.

“Rencana penghapusan guru dari seleksi CPNS mendapat banyak penolakan dari tenaga pendidik dan guru. Sebaiknya kebijakan ini dikaji ulang,” kata LaNyalla, dalam siaran persnya yang diterima Jumat (1/1/2021) di Jakarta.

LaNyalla berharap agar pemerintah mengajak kelompok guru berdiskusi sebelum memutuskan dan merealisasikan kebijakan menghapus formasi guru dari seleksi CPNS. Dengan demikian kebijakan yang diambil pemerintah tidak merugikan guru maupun tenaga pendidik.

“Kita tahu salah satu cara untuk mensejahterakan guru melalui rekrutmen PNS. Banyak guru honorer yang sudah berjasa besar di dunia pendidikan yang bertahun-tahun menunggu untuk bisa diangkat menjadi PNS,” papar LaNyalla.

Menurutnya Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), serta Kementerian Agama (Kemenag) harus duduk bersama dengan perwakilan guru agar kebijakan yang diambil sesuai dengan aspirasi tenaga pendidik.

Disebutkan penghapusan formasi guru dari CPNS ini menyusul kebijakan pemerintah yang tidak akan menerima guru sebagai PNS karena dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), atau kontrak.

“Jika pengangkatan guru hanya dengan status PPPK maka secara berkala guru PNS juga akan berkurang karena secara bertahap guru-guru juga akan pensiun. Ini harus menjadi pertimbangan,” sebut LaNyalla.

LaNyalla menyadari pemerintah memiliki keterbatasan kemampuan untuk bisa mengakomodir seluruh kebutuhan guru. Hanya saja, dia meminta agar pemerintah benar-benar mempertimbangkan kembali rencana penghapusan rekrutmen guru dari jalur CPNS.

“DPD mendapat banyak aspirasi dari guru-guru di daerah. Untuk itu kami berharap agar pemerintah memberi solusi terbaik atas harapan dan kebutuhan para guru,” tandas LaNyalla. (J05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2