Waspada
Waspada » Jumlah Positif Covid-19 Bertambah 6 Orang
Headlines Medan

Jumlah Positif Covid-19 Bertambah 6 Orang

Corona. Ilustrasi
Corona. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Dalam kurun waktu satu hari, jumlah warga Kota Medan yang terjangkit positif Corona Virus Disease (Covid-19) bertambah 6 orang.

Dengan bertambahnya warga yang positif terpapar virus mematikan itu, kini sudah mencapai 69 orang, Kamis (23/4).

Padahal sehari sebelumnya, jumlah yang positif masih 63 orang.

Kondisi ini tidak terlepas akibat masih banyaknya warga yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, terutama tidak mengenakan masker dan masih suka keluyuran di luar rumah.

Pertambahan jumlah warga positif Covid-19 terungkap dalam data yang dilansir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -16 Kota Medan, Rabu (22/4) hingga pukul 19:00.

Dari 69 positif Covid-19, 8 orang diantaranya meninggal dan masih menjalani perawatan sebanyak 46 orang.

Sedangkan sisanya 15 orang lagi telah dinyatakan sembuh.

Selain warga positif Covid-19 data juga menyebutkan, jumlah warga yang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 92 orang.

Lalu, warga yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 96 orang dan kini dalam pemantauan.

Selanjutnya, warga yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 193 orang dan masih dalam pemantauan.

Serta sebanyak 544 warga saat ini masuk kategori pelaku perjalanan (PP) dan juga tengah dalam pemantauan.

Sedangkan jumlah kecamatatan yang masuk zona merah berdasarkan data terakhir, masik tetap 8 yakni Kecamatan Medan Sunggal, Selayang, Tuntungan, Johor, Amplas, Kota, Denai serta Tembung.

Sementara 13 kecamatan lainnya tetap bertahan di zona kuning yaitu Medan Belawan, Labuhan, marelan, Deli, Timur, Helvetia, Barat, Petisah, Baru, Polonia, Maimun, Perjuangan dan Area.

Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat, masing-masing kecamatan melakukan penyemprotan di wilayahnya masing-masing.

Hal itu dilakukan agar penyemprotan berjalan efektif, sebab pihak kecamatan yang mengetahui mana saja wilayahnya yang rentan penularan Covid-19.

Menyikapi terus bertambahnya jumlah warga yang positif Covid-19, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution usai meninjau gudang penyimpanan pasar murah, Kamis (23/4), kembali mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah dikeluarkan pemerintah, terutama dalam pemakaian masker.

Ditegaskan Akhyar, warga Kota Medan di mana pun berada saat ini diwajibkan mengenakan masker.

“Siapa pun dan di mana pu berada, termsuk apa pun kegiatan yang dilakukannya sekarang harus mengenakan masker. Sebab, masker merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mencegah terjadinya penularan Covid-19,” tegas Akhyar.

Selain itu ungkap Akhyar lagi, pemberlakuan Cluster Isolation tinggal menunggu selesainya pembahasan draf tetang Cluster Isolation yang saat ini tengah berjalan.

“Begitu draf Perwal Cluster Isolation selesai, insya Allah langsung kita terapkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan,” ungkapnya.

Sebelumnya Akhyar juga sudah menegaskan, pemko Medan secepatnya menerapkan Cluster Isolation dibandingkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam menangani penyebaran Covid-19.

Menurut Akhyar, PSBB tidak diterapkan karena jumlah warga yang masuk kategori PDP tidak massif dan masih terkendali.

“PSBB diterapkan jika warga yang positif Covid-19 sudah massif sekali. Kita berdoa agar hal itu tidak terjadi di kota Medan. Salah satu upayanya kita kendalikan dengan diterapkannya Cluster Isolation nanti,” jelasnya. (m50)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2