Waspada
Waspada » Jembatan Mbarung Nyaris Putus Dibangun Permanen
Aceh Headlines

Jembatan Mbarung Nyaris Putus Dibangun Permanen

OPRIT jembatan rangka baja di Desa Mbarung Kecamatan Babussalam Agara nyaris putus sempat hanya diakses pejalan kaki dan kederaan roda dua disaksikan Wabup, Bukhari Puspa (sebelah kanan) beberapa waktu lalu. Saat ini oprit jembatan sudah mulai dilakukan pengerjaannya secara permanen. Waspada/Seh Muhammad Amin
OPRIT jembatan rangka baja di Desa Mbarung Kecamatan Babussalam Agara nyaris putus sempat hanya diakses pejalan kaki dan kederaan roda dua disaksikan Wabup, Bukhari Puspa (sebelah kanan) beberapa waktu lalu. Saat ini oprit jembatan sudah mulai dilakukan pengerjaannya secara permanen. Waspada/Seh Muhammad Amin

KUTACANE (Waspada): Jembatan rangka baja di Desa Mbarung Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) yang nyaris putus akibat abrasi Sungai Alas beberapa bulan lalu, akhirnya Minggu (21/2) mulai dilakukan pekerjaannya secara permanen.

Awalnya pihak dinas terkait terkesan acuh dengan perbaikan jembatan ini, sehingga sempat menjadi buah bibir di berbagai kalangan terutama masyarakat seberang di antaranya, Kecamatan Lawe Alas dan Kecamatan Darul Hasanah serta Kecamatan Babussalam.

Bahkan sempat jembatan ini hanya bias diakses kendaraan roda dua dan pejalan kaki disaksikan Wabup, Bukhari Puspa dan sejumlah pejabat lainnya di Aceh Tenggara.

Salah seorang warga Kecamatan Lawe Alas Supian Joni, 46, mengucapkan syukur Alhamdulillah karena saat ini jembatan sudah mulai dilakukan pekerjaannya secara permanen dengan harapan agar oprit jembatan ini dikerjakan kualitas yang bagus kepada Dinas PUPR melalui Waspada Minggu (21/2).

Informasi Waspada peroleh dari masyarakat seberang, mereka berharap agar pembangunan oprit jembatan berkualitas bagus supaya daya tahannya bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Sebab, jembatan penghubung masyarakat seberang ini salah satu jembatan yang paling mudah dijangkau menghubungkan ke pusat Kota Kutacane dan begitu juga sebaliknya.

Selain itu, terbilang ribuan orang melintas di jembatan ini mulai dari menggunakan kendaraan roda dua dan empat terutamanya.

Meski jembatan nyaris putus yang terjadi beberapa bulan yang lalu itu tidak sempat menelan korban jiwa, namun hanya saja saat melintas di lokasi pengguna kenderaan was was dan dihantui arus kecelakaan.

Di hari bersamaan, Kepala Dinas PUPR Agara, H Rasid Efendi, ST, MM mengatakan, oprit jembatan tersebut akan dibangun sesuai harapan masyarakat seberang yaitu secara permanen.

Dia berjanji pergerjaan ini akan terus mengawasi pekerjaanya hingga rampung.

“Agar oprit jembatan ini supaya kokoh dan manfaatnya pun bisa bertahan lama,” singkat Kadis PUPR saat dimintai tanggapannya.(cseh)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2