Waspada
Waspada » Jamaah Tarawih Di Medan Masih Sepi
Headlines Medan

Jamaah Tarawih Di Medan Masih Sepi

SUASANA shalat tarawih perdana di Masjid Agung Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (12/4) malam. Waspada/Andy Aditya
SUASANA shalat tarawih perdana di Masjid Agung Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (12/4) malam. Waspada/Andy Aditya

MEDAN (Waspada): Umat muslim secara serentak menunaikan ibadah shalat tarawih berjamaah di hampir seluruh masjid di Kota Medan pada malam perdana puasa Ramadhan 1442 Hijriyah.

Pantauan Waspada, Senin (12/4) malam, sejumlah masjid di kota ini seperti Masjid Raya Al Mashun di Jalan Sisingamangaraja simpang Jalan Masjid Raya, Masjid Agung di Jalan Pangeran Diponegoro, Masjid Al Jihad di Jalan Abdullah Lubis, Masjid Al Ikhlas Jalan Jati III, Medan Denai menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

Prokes seperti mengenakan masker diwajibkan bagi jamaah yang ingin menunaikan shalat di masjid.

Pihak masjid juga menyediakan cuci tangan lengkap dengan sabun serta tempat atau bilik disinfektan seperti di Masjid Raya, Masjid Agung dan Masjid Al Jihad.

Masjid yang melaksanakan shalat tarawih tersebut tampak sepi dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Di Masjid Agung Medan hanya 4 shaf jamaah laki-laki dan tiga shaf jamaah perempuan.

SUASANA shalat tarawih perdana di Masjid Raya Al Mashun Medan, Senin (12/4) malam. Waspada/Surya Efendi
SUASANA shalat tarawih perdana di Masjid Raya Al Mashun Medan, Senin (12/4) malam. Waspada/Surya Efendi

Sementara Masjid Al Jihad dan Masjid Raya, jamaah di dalam kedua masjid tersebut tidak terlalu penuh.

Sebelum pandemi, jamaah membeludak hingga halaman Masjid Raya ini.

Pelaksanaan shalat tarawih pertama di Masjid Raya Al Mashun dilaksanakan 21 rakaat dan Masjid Agung dilaksanakan 11 rakaat.

Imam pada pelaksanaan shalat di Masjid Agung adalah HM Syukur Siregar.

Pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Agung Abdullah Matondang, sebelum pelaksanaan shalat tarawih mengumumkan kepada jamaah agar tetap disiplin pada prokes Covid-19.

Kata Abdullah Matondang, sama seperti tahun lalu, pelaksanaan shalat tarawih tahun ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Karenanya para jamaah diharuskan menggunakan masker, dan membawa sajadah sendiri.

“Hal ini sesuai dengan imbauan pemerintah, agar kita terhindar dari terpapar Covid-19,” katanya.

SUASANA shalat tarawih perdana di Masjid Al Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan, Senin (12/4) malam. Waspada/Andy Aditya
SUASANA shalat tarawih perdana di Masjid Al Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan, Senin (12/4) malam. Waspada/Andy Aditya

Di Masjid Al Ikhlas Jalan Jati III, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, juga mematuhi prokes Covid-19.

Usai shalat Isa, para jamaah Al Ikhlas mendengarkan tausiyah dari Ustadz Maulana Sinaga SPd, terkait pelaksanaan ibadah puasa.

Salah seorang jamaah Agus Panggabean menyebutkan, pelaksanaan prokes untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 agar para jamaah terhindar dari pandemi.

“Pengurus BKM Masjid Al Ikhlas tetap mengimbau para jamaah agar mematuhi prokes,” ujar Agus didampingi Ketua STM Masjid Al Ikhlas Anasrul Fahri dan Camat Medan Denai Ali Sipahutar.

Sementara itu, Camat Medan Denai Ali Sipahutar mengimbau para jamaah tetap mematuhi prokes, bila merasa dirinya kurang sehat seperti batuk atau demam, sebaiknya melaksanakan shalat tarawih di rumah saja.

“Bagi jamaah yang merasa kurang sehat seperti menderita batuk atau demam, sebaiknya tidak shalat berjamaah atau shalat tarawih di dalam masjid namun sebaiknya shalat di rumah saja untuk mencegah pandemi,” tutur Camat Medan Denai Ali Sipahutar. (m27/m07/m29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2