Waspada
Waspada » Jaksa Tuntut Mati Bandar 240 Kg Ganja
Headlines

Jaksa Tuntut Mati Bandar 240 Kg Ganja

JAKSA penuntut umun Buha Reo Christian Saragih (kiri) dalam sidang pembacaan tuntutan terdakwa bandar ganja di PN Medan. Jaksa tuntut mati bandar 240 kg ganja. Waspada/ist
JAKSA penuntut umun Buha Reo Christian Saragih (kiri) dalam sidang pembacaan tuntutan terdakwa bandar ganja di PN Medan. Jaksa tuntut mati bandar 240 kg ganja. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Terdakwa Muhammad Ricky Nasution Alias Kibo, 47, dituntut mati oleh jaksa Buha Reo Christian Saragih. Warga Jl Gatot Subroto, Kel Sei Sikambing D Kec. Medan Petisah Kota Medan ini terbukti bersalah jadi bandar ganja daun kering seberat 240 kg.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Muhammad Ricky Nasution alias Kibo dengan pidana mati,” ucap jaksa Buha Reo Christian Saragih Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (9/3) sore.

Dalam sidang yang digelar virtual, jaksa menilai perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kilogram atau melebihi 5 batang pohon,” kata jaksa di hadapan majelis hakim yang diketuai Ahmad Sumardi.

Jaksa berpendapat, tidak ada ditemukan hal yang meringankan dari terdakwa, sehingga tuntutan mati layak dijatuhkan. Perbuatan terdakwa juga dianggap tidak sejalan dengan semangat pemerintah dalam pemberantasan peredaran narkotika.

Nota Pembelaan

Atas tuntutan itu, Hakim Ketua Ahmad Sumardi meminta terdakwa menyusun nota pembelaan yang akan disampaikan pada sidang pekan depan.

Pada sidang sebelumnya dijelaskan jaksa, kasus yang menjerat terdakwa bermula 15 Mei 2020 sekira pukul 17.00, petugas kepolisian dari Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat terdakwa sering transaksi ganja daun kering di kawasan Jl Gatot Subroto, Kec Medan Petisah Kota Medan.

Petugas kemudian menuju tempat kejadian perkara dan melihat terdakwa sedang di dalam rumahnya yang berada di Jl Gatot Subroto. Setelah itu, petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan 240 kg daun ganja kering dari dalam kamar terdakwa.

Terdakwa mengaku ganja tersebut adalah miliknya yang dibeli dari Ismail (DPO) dengan harga Rp600 ribu per kilogramnya. Petugas kemudian mengamankan terdakwa. (m32).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2