Waspada
Waspada » Istri Ketua PN Medan Meninggal Dunia
Headlines

Istri Ketua PN Medan Meninggal Dunia

GEDUNG PN Medan. Pengadilan Negeri (PN) Medan berduka atas meninggalnya Rahmi Sutio, istri dari Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno, di Rumah Sakit Royal Prima Medan, Minggu (13/9). Waspada/Rama Andriawan
GEDUNG PN Medan. Pengadilan Negeri (PN) Medan berduka atas meninggalnya Rahmi Sutio, istri dari Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno, di Rumah Sakit Royal Prima Medan, Minggu (13/9). Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Rahmi Sutio, istri Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sutio Jumagi Akhirno, meninggal dunia di Rumah Sakit Royal Prima Medan, Minggu (13/9).

Humas Immanuel Tarigan membenarkan istri Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan meninggal setelah tiga minggu menjalani rawatan di RS Royal Prima.

“PN Medan berduka atas meninggalnya ibu Rahmi Sutio, istri Ketua PN Medan, di Medan 13 September 2020,” katanya, saat dikonfirmasi, Minggu (13/9) sore.

Immanuel mengatakan, istri Ketua PN Medan meninggal sekira pukul 14.25. Ia sebelumnya menjalani perawatan selama 3 minggu di RS Royal Prima dan tercatat sebagai pasien dalam pemantauan atau suspek Covid-19.

“Perihal pengebumian masih menunggu konfirmasi dari pihak rumah sakit,” tegasnya.

Ia menambahkan, PN Medan akan memperpanjang kembali masa work from home (WFH) dan telah membatalkan rencana membuka kembali aktifitas pelayanan dan persidangan yang seharusnya akan dimulai Senin (14/9).

“PN Medan kembali memperpanjang WFH dari 14-18 September 2020, untuk mengurangi dampak penyebaran Covid-19” ujarnya.

Kata dia, Wakil Ketua PN Medan Abdul Azis mengambil kebijakan memperpanjang WFH pasca banyaknya di PN Medan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pak wakil langsung mengambil kebijakan dengan mengambil langkah memperpanjang WFH,” ujarnya.

37 Orang Positif Covid-19

Ia menyebutkan, hasil swab kedua yang dilaksanakan hakim pegawai dan honorer PN Medan pada 4 September, hasilnya sudah di keluarkan Dinas Kesehatan dan sebanyak 37 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari 81 orang yang ikut swab terkonfirmasi 37 orang positif Covid-19, terdiri dari hakim pegawai dan honorer,” ungkapnya. Namun ia belum bisa memberikan rincian berapa hakim maupun pegawai yang dinyatakan positif Covid-19.

Saat ini, lanjutnya, semuanya sedang menjalani isolasi mandiri. Ia menambahkan, pada masa WFH yang akan dimulai besok, pelayanan publik dibatasi dari pukul 9.00 sampai 12.00.

“Tetapi untuk sidang yang urgent, yang mau habis masa penahanannya tetap dilaksanakan,” sebutnya.

Sementara, Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno diketahui, sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan sedang menjalani masa pemulihan di Rumah Sakit Royal Prima Medan.

Ketua PN dan istrinya sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

Sebelumnya PN Medan sudah memberlakukan lockdown (tutup sementara) gedung perkantoran, pada Jumat (4/9) pasca 13 hakim dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil swab yang dilaksanakan para hakim, pegawai dan honorer PN Medan pada 27 Agustus lalu.

Selain hakim, 25 orang lainnya baik pegawai, panitera pengganti dan honorer juga dinyatakan positif Covid-19. (m32).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2