Waspada
Waspada » Isteri Mantan Sekda Pematangsiantar Tewas Berlumuran Darah
Headlines Sumut

Isteri Mantan Sekda Pematangsiantar Tewas Berlumuran Darah

 

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Isteri mantan Sekda Kota Pematangsiantar, korban Riamsah Nainggolan, 70, warga Jl. Medan Area, Kel. Proklamasi, Kec. Siantar Barat, Sabtu (27/2), ditemukan tewas di gudang belakang rumahnya dalam keadaan telungkup dan berlumuran darah.

Isteri mantan Sekda Tagor Batubara di era mantan Wali Kota RE. Siahaan, diduga korban pembunuhan, karena di tubuhnya ditemukan beberapa luka bekas benda tumpul dan tajam serta di lantai rumah mulai dari ruang tamu sampai ke gudang, ditemukan bercak darah.

Korban yang merupakan isteri mantan Sekda Tagor Batubara di era mantan Wali Kota RE. Siahaan, pertama kali ditemukan anak kandungnya Lamhot Darma Batubara, 36, PNS di kantor Wali Kota itu, ketika pulang dan makan.

Ketika sampai di rumah, Lamhot tidak menemukan ibunya, hingga memanggilnya beberapa kali, namun tidak ada sahutan.

Karena tidak ada sahutan ibunya, Lamhot langsung makan. Namun, ketika sedang makan, Lamhot merasa terkejut ketika melihat bercak darah di lantai.

Dengan penuh curiga, Lamhot mengikuti bercak darah itu yang mengarah ke gudang yang posisinya di bawah dan harus menuruni tangga untuk sampai ke gudang.

Betapa terkejutnya Lamhot, ketika melihat tubuh ibunya terbujur kaku dengan posisi telungkup.

Kesedihan luar biasa membuat Lamhot menjerit sekuat-kuatnya. Jeritan itu terdengar warga sekitar, hingga segera berdatangan ke rumah korban.

Setelah mengetahui kejadian itu, warga yang juga sangat terkejut, apalagi setelah melihat kondisi korban, segera  memberitahukannya ke pihak kepolisian.

Tidak berapa lama, pihak kepolisian dari Polres pematangsiantar, dipimpin KBO Sat Reskrim Iptu Sutari tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian.

Selanjutnya, jenazah korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk keperluan penyelidikan melalui otopsi.

Sutari yang dikonfirmasi saat mengevakuasi jenazah korban, belum memberikan keterangan dan meminta waktu untuk lebih dulu melakukan penyelidikan.

Berbagai informasi dihimpun menyebutkan, sebelum korban ditemukan  tewas, Renata Parhusip, menantu korban, yang merupakan isteri dari Lamhot, menerima telepon dari seorang pria yang kos di rumah korban.

Selanjutnya, pria itu datang ke rumah korban dan memberikan uang kos Rp 400.000,- kepada Renata.

Saksi mata yang merupakan tetangga korban, Rian menyebutkan pria yang berpakaian hitam itu sempat dilihatnya masuk ke dalam rumah korba dan kemudian menyapu di dekat gudang.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar yang dihubungi melalui Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto, meminta waktu, karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.(a28/C).

 

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2