Inovasi Tiada Henti, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Resmi Launching Aplikasi MDR

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Kanimsus Medan kembali menunjukkan profesionalitas dalam meningkatkan manajemen organisasi khususnya kualitas pelaporan kinerja. Aplikasi Mobile Daily Report (MDR) resmi dilaunching dengan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Sumut), Imam Suyudi serta Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara, Abyadi Siregar.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Tato Juliadin Hidayawan menyebutkan bahwasanya Sistem Pelaporan Kinerja Mobile ini dibangun sebagai upaya untuk mengintegrasikan pelaporan kinerja dari 5 bidang tugas yang ada. “Sehingga pemantauan kinerja dapat dilakukan lebih cepat dan mudah,” tandasnya.

Menurut Tato, Sistem yang sudah ada saat ini yaitu Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) memiliki beberapa microservice atau aplikasi layanan seperti Aplikasi Paspor, Aplikasi Izin Tinggal, Aplikasi Perlintasan, Aplikasi Pengawasan, dan lainnya, sehingga pelaporan kinerja dari setiap bidang bersumber dari aplikasi kerja tersebut dan terpisah satu sama lain.

“Inovasi ini dibangun juga untuk mendukung implementasi proyek perubahan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tk II Angkatan XXIV yang diselenggarakan BPSDM Hukum dan HAM bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Adapun PKN Tk II sudah dilaksanakan sejak tanggal 19 Agustus hingga 11 Desember 2021 dengan metode Blended Learning,” tambahnya.

Turut mendukung acara launching ini yaitu Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumut, Abyadi Siregar yang sangat mendukung serta apresiasi penuh terhadap aplikasi yang digagas oleh Kakanimsus Medan ini. Menurut Abyadi Siregar, kebutuhan akan data keimigrasian memang sangat tinggi.

Pada acara Launching ini yang meresmikan adalah Kakanwil Sumut, Imam Suyudi yang sekaligus menyampaikan bahwasanya aplikasi MDR di Kanimsus Medan ini, diharapkan dapat diikuti juga oleh satuan kerja yang lain di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM khususnya satker imigrasi di Provinsi Sumut dan mungkin nantinya di seluruh Indonesia. Imam Suyudi menambahkan bahwasanya data menjadi sangat penting jika bisa didapatkan pada waktu yang tepat, jika terlambat data tersebut sudah tidak berarti lagi. Dengan adanya aplikasi MDR ini jelas kapanpun dan dimanapun kebutuhan data akan bisa terjawab. (cdk)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *