Waspada
Waspada » Senat Agendakan Sidang Pemberian Pertimbangan Calon Rektor UINSU
Headlines Medan Pendidikan

Senat Agendakan Sidang Pemberian Pertimbangan Calon Rektor UINSU

MEDAN (Waspada): Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UINSU Medan telah memveripikasi berkas Bakal calon rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) masa jabatan 2020-2024 yang hasilnya dituangkan dalam Surat keputusan panitia penjaringan tertanggal 19 Mei 2020.

Selanjutnya Surat Keputusan tersebut bersama dokument calon Rektor diserahkan kepada Ketua senat UINSU Medan dalam satu sidang Senat Universitas yang digelar pada tanggal 20 Mei 2020, beberapa hari lalu.

Senat juga memutuskan bahwa Sidang pemberian pertimbangan kualitatif terhadap calon Rektor UINSU Medan akan dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2020, setelah lebaran nanti.

Informasi tersebut disampaikan oleh Dr. Abdurrahim, M.Hum sekaligus ketua panitia yang didampingin Wakil Ketua Dr. Amiruddin Siahaan dan Azhari Akmal Tarigan selaku Sekretaris Panitia.

Sidang Senat Universitas dibuka oleh Prof. Dr. Moh. Hatta selaku Ketua Senat yang juga menyampaikan agenda sidang tersebut:

  1. Pemberian persetujuan kenaikan pangkat beberapa Dosen UINSU Medan.
  2. Persetujuan mutasi beberapa ASN dari instansi lain ke UINSU.
  3. Penyerahan berkas Calon Rektor dari Panitia kepada Senat dan
  4. Penetapan Tata Tertib pemberian pertimbangan Calon rektor UINSU Medan 2020-2024.

Sebelum sidang dilanjutkan, Ketua Senat memberikan kesempatan kepada Rektor UINSU Medan berkaitan dengan perkembangan UINSU Medan.

Dalam sambutannya Rektor menyampaikan, menjelang akhir priode kepemimpinannya 2016-2020, di samping capaian-capaian UINSU yang telah dituangkan ke dalam buku TGS. Prof. Dr. Saidurrahman, M. Ag, Memimpin UINSU menuju Universitas Kelas Dunia 2045, Juga menyampaikan tiga capain penting.

Pertama, Status Tanah kampus UINSU Jln. Sutomo yang sudah menjadi milik UINSU Medan.

Hanya satu langkah lagi di tangan menteri Agama, tegas TGS. Prof. Saidurrahman.

Menurutnya setelah 46 tahun, baru kali ini kita berhasil memperjelas status tanah di mana IAINSU untuk pertama kalinya berdiri.

Kedua, Penyelesaian proses pemilikan tanah 100 ha di Kuala Namu, yang dipersiapkan sebagai kampus UINSU Medan yang baru.

Di sana akan dibangun Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan dan pusat pengembangan ekonomi kreatif dan ekonomi digital UINSU Medan.

Ketiga, UINSU Medan pada tahun akademik 2020-2021 akan memasuki era baru, era Ma’had sebagai pra syarat untuk meningkatkan kualitas mahasiswa UINSU Medan di masa depan, khususnya Kemampuan bahasa asing dan tahfiz Al-Qur’an serta pembangunan karakter unggul.

Sidang senat yang berlangsung lebih kurang 3 jam berhasil memutuskan beberapa hal.

Menyepakati kenaikan pangkat dosen-dosen UINSU dan rekomendasi Pengesahan SOP tentang mutasi ASN.

Juga disepakati 5 calon Rektor UINSU Priode 2020-2024 yaitu, TGS. Prof. Dr. K.H. Saidurrahman, MAg (Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA, Prof Dr Amroeni Drajat, Mag keduanya dari Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI), Prof. Dr. Faisar Ananda, MA (FSH) dan Prof. Dr. Abdullah, MSi dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK).

Selanjutnya juga telah disepakati jadwal pemberian pertimbangan kualitatif terhadap Calon Rektor UINSU Medan pada hari Selasa tanggal 2 Juni 2020, lebih kurang seminggu setelah selesai lebaran.

Yang dimaksud dengan pemberian pertimbangan kualitatif adalah para anggota senat akan memberikan penilaian tentang kualitas masing-masing calon dengan kategori cukup baik, baik dan baik sekali.

Jadi bukan pemberian suara seperti masa-masa yang lalu.

Oleh karena itu, hasil pemberian pertimbangan kualitatif adalah bukan siapa calon yang mendapatkan suara terbanyak, tegas Abdurrahim.

Setelah itu nantinya, Berkas pertimbangan Calon Rektor UINSU Medan langsung akan dibawa oleh Rektor didampingi oleh saksi para calon dan juga senat, untuk selanjutnya diserahkan kepada Menteri Agama untuk selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rektor menegaskan bahwa ia sangat berharap agar berkas harus segera sampai kepada Menteri Agama secepatnya.

Untuk itu dikarenakan masih pandemi, diminta siapa yang ingin mendampingi Rektor agar menyelesaikan persyaratan penerbangan, seperti surat tugas dan surat bebas Covid-19.

Dr. Mardianto selaku sekretaris Senat Universitas menyampaikan rasa terimakasihnya dengan kehadiran anggota senat.

Menurutnya rapat senat kali ini adalah rapat senat tertinggi dari sisi kehadiran anggota senat yaitu sebanyak 43 orang dari 47 Anggota Senat Universitas atau setara dengan 91,49%.

Mereka yang tidak hadir, diantaranya sedang di luar kota dan yang lain memiliki kesibukan yang tidak bisa diwakilkan.

Tidak itu saja, sidang berjalan dengan cukup baik, dinamis dan tertib.

Beliau juga menambahkan bahwa kendati sidang senat berlangsung dengan tatap muka, namun tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan seperti mengenakan masker, menjaga jarak waktu sidang dan mencuci tangan baik dengan sabun ataupun hand sanitizer sebelum sidang berlangsung. (m19)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2