Waspada
Waspada » Begini Cara Cepat Berselancar Di Internet
Headlines Sumut

Begini Cara Cepat Berselancar Di Internet

 

MADINA (Waspada): Kementrian Kominfo bekerjasama dengan Dinas Kominfo Mandailing Natal (Madina)menggelar Literasi Digital via aplikasi zoom. Literasi Digital mengambil Thema ‘Cara Cepat Berselancar di Internet’ telah dilangsungkan pada Selasa (6/7) sekira pukul 09:00 Wib.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform.

4 kerangka digital telah diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture. Masing-masing kerangka mempunyai beragam tema.

Sebagai Keynote Speaker, Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu H Edy Rahmayadi, memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya oleh putra putri daerah melalui digital platform.

Budayawan Mandailing, Drs Askolani menjadi pemateri pertama pada sesi Digital Culture dengan Tema ‘Literasi Digital Bagi Tenaga Pendidik dan Anak Didik di Era Digital’.

Askolani membahas implementasi literasi digital untuk sekolah seperti, penguatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan untuk memahami fenomena literasi digital dan peningkatan jumlah juga ragam belajar dalam memilih sumber informasi digital.

“Penguatan improvisasi siswa misalnya, digital storytelling, memanfaatkan kamera, audio, dan edit video seperti, klip video untuk mendongeng,” ujar Askolani mencotohkan.

Sesi kedua debgan Digital Ethics, dibawakan oleh Booby Novandry SHut MA. Booby selaku Founder Kayabhumi Institute membawakan tema ‘Berekpresi di Media Sosial’.

Booby menjelaskan konten pribadi yang mencerminkan gambar diri, aktualisasi diri, ekspresi diri, kekayaan diri, dan hak. Bahkan batasan dalam hak mencangkup hak atau kebebasan orang lain, moral nilai, norma, dan adat budaya, juga keamanan dan ketertiban hukum. Internet dalam masyarakat 5.0, mendukung kenyamanan, menjadi sumber kekuatan bukan kesulitan, dan hidup berkualitas menjadi bagian paparannya.

“Pikirkan matang sebelum sebelum posting konten dengan melihat kebenaran, membantu, menginspirasi, dan bermanfaat,” sara Booby.

Asep Muhammad Lukman SPd SH sehari-hari bekerja sebagai Konsultan Digital Marketing membawakan materi di sesi ketiga dengan thema ‘Strategy Digital Marketing Untuk Petani Dan Melayani di Tengah Pandemi Covid-19′.

Asep menjelaskan ketahanan pangan berupa, pertanian, peternakan, dan perikanan. Pertanian Madina menjadi daerah agrowisata dan agrobisnis Sumatera Utara. Nelayan Madina, tiga dari 27 kecamatan memiliki laut yang potensial.

Tak luput, Asep juga memaparkan Analisis SWOT Market seperti: Strength: Apa kelebihan kita dibanding pesaing?, Threat: Siapa pesaing terbesar kita?, Weakness: Apa kekurangan bisnis kita?, Opportunity: Apa peluang bisnis kita dipasaran?.

Narasumber terakhir pada sesi Digital Safety, oleh Praktisi IT: RTIK, Muhtady Zubeir SPd MT. Mengangkat tema “Pentingnya Orangtua Memberikan Pendidikan Keamanan Internet Untuk Anak-Anak’

Muhtady menjabarkan alasan kenap orang tua harus mendampingi anak menggunakan internet.

Tujuannya adalah untuk menghindari pornografi,bpelecehan online, phishing, ekspresi berlebihan, dan cyber bullying. Orang tua harus cerdas dan bijaksana dengan memberikan teladan, membekali ilmu agama, budaya, sopan santun, dan budi pekerti, juga utamakan konfirmasi-klarifikasi dan mendengarkan apa yang telah terjadi.

“Kesimpulannya ialah, ajarkan anak-anak dengan keamanan berinternet, tetap aman dari predator dalam jaringan, cyberbullying dan cyberharassment, menggunakan jejaring sosial dengan aman, dan memahami jaringan file-sharing,” pungkas Muhtady.

Webinar diakhiri oleh Chika Audika sebagai Co Founder dan CMO of Bicara Project & Influencer dengan Followers 12,6 ribu, Chika membahas tema yang sudah diangkat pada para nara sumber mengenai ketahanan pangan pertanian, perternakan, dan perikanan. Lalu, tiga cara sukses digital marketing seperti, eksis, laris, dan narsis. Bebas terbatas berekspresi di media sosial dan literasi digital untuk sekolah. (a36/Rel)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2