Hari Pertama PTM Di Sumut Berjalan Lancar

Hari Pertama PTM Di Sumut Berjalan Lancar

  • Bagikan
KADISDIKSU, Prof Wan Syaifuddin bersama Wakil Bupati Langkat Syah Apandim (Ondim) dan sejumlagh Camat meninjau SMAN 1 dan SMKN 1 Stabat, Langkat, Rabu (1/9). Waspada/ist
KADISDIKSU, Prof Wan Syaifuddin bersama Wakil Bupati Langkat Syah Apandim (Ondim) dan sejumlagh Camat meninjau SMAN 1 dan SMKN 1 Stabat, Langkat, Rabu (1/9). Waspada/ist

 
MEDAN (Waspada): Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu) melakukan monitoring terhadap sejumlah SMA Negeri dan SMK Negeri di Sumut yang melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada hari pertama, Rabu (1/9).
 
“Secara umum dari hasil monitoring di sejumlah  SMAN dan SMKN  masih dalam kategori lancar dan telah mematuhi serta memenuhi protokol kesehatan.” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdiksu), Prof Wan Syaifuddin usai meninjau pelaksanaan PTM di SMAN 1 dan SMKN 1 Stabat, Kabupaten Langkat.   
 
Dia mengatakan,  pihaknya telah melakukan sejumlah monitoring dan pemantauan ke sejumlah sekolah yang menggelar PTM . Diantaranya   di SMAN 1 dan SMKN 1 Stabat.  Turut dalam monitoring tersebut Wakil Bupati Langkat, Syah Apandim (Ondim), kepala Dinas Pendidikan Langkat, sejumlah Camat, dan para kepalas sekolah.
 
“Selain dua sekolah yang dikunjungi, para kepala Cabang Dinas Pendidikan di masing-masing kabupaten/kota di Sumut juga diinstruksikan melakukan monitoring dan pemantauan. Alhamdulillah secara umum hari pertama PTM terbatas berjalan lancar,” terang Prof Wan.
 
40 Sekolah
 
Dia mengatakan, pada hari pertama PTM terbatas, ada 40 SMAN dan SMKN yang tersebar di sejumlah daerah berstatus zona  level 1-3 menggelar PTM terbatas.Ke 40 sekolah ini sebelumnya sudah melakukan simulasi.
 
 Prof Wan mengatakan,  kelancaran PTM hari ini  tidak terlepas dari uji coba  dan simulasi yang sebelumnya telah dilakukan. Di mana dalam simulasi itu tim melibatkan IDAI dan Satgas Covid-19 masing-masing daerah.
 
Prof  Wan mengatakan, pihaknya  optimis dengan dimulainya PTM, pelayanan pendidikan anak di Sumut  ke depan akan lebih maksimal. Meski demikian, katanya, pihaknya  tidak buru-buru menambah sekolah  melakukan PTM sebelum segala sesuatu terepenuhi.
 
“Kita lakukan bertahap, kita tetap cermat dan teliti, ” sebutnya. Prof Wan Syaifuddin mengatakan,  pihaknya terus mengimbau agar sekolah tetap menjaga prokes dengan baik agar semua tetap aman dan tidak terjadi potensi penularan Covid -19 di pelaksanaan PTM  ini.
 
“Kami terus memberi masukan-masukan mana kala ada kekurangan-kekurangannya.  Pihak sekolah, agar memastikan betul pelaksanaan protokol kesehatan selama PTM . Pihak sekolah tidak boleh abai terkait hal itu, karena menyangkut keselamatan anak-anak,” katanya. (m19)
 

  • Bagikan