Waspada
Waspada » Gugus Tugas Ingatkan Paslon Patuhi Aturan Kampanye Masa Pandemi
Headlines

Gugus Tugas Ingatkan Paslon Patuhi Aturan Kampanye Masa Pandemi

dr Aris Yudhariansyah, MM (kiri) dan dr Edwin Effendi, MSc. Gugus Tugas ingatkan paslon patuhi aturan kampanye masa pandemi. Waspada/Ist
dr Aris Yudhariansyah, MM (kiri) dan dr Edwin Effendi, MSc. Gugus Tugas ingatkan paslon patuhi aturan kampanye masa pandemi. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut maupun Kota Medan kembali ingatkan pasangan calon (paslon) kepala daerah maupun tim sukses agar patuhi aturan berkampanye atau sosialisasi di masa pandemi.

Gugus Tugas ingatkan paslon patuhi aturan kampanye masa pandemi agar  tidak terjadi klaster baru Covid-19.

Hal ini dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah kepada Waspada, Senin (7/9).

Aris juga menyebutkan para paslon harus mengingatkan tim dan massanya agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Salahsatunya adalah menghindari kerumuman.

‘’Kenakan masker, jaga jarak, sering membasuh tangan menggunakan sabun di air yang mengalir. Bila terserang batuk, flu sebaiknya berdiam dirumah,’’ tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Kadis Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi, MSc, yang juga wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemko Medan.

Medan sebagai zona merah dan tingkat penyebaran serta paparan Covid-19 tertinggi di Sumut meminta kepada dua paslon yang mendaftar di Pilkada Medan mematuhi aturan kampanye dan sosialisasi di masa pandemi saat ini.

‘’Kita tidak ingin tercipta klaster baru Covid-19 nantinya bila imbauan protokol Covid-19 ini dilanggar,’’ ucap Edwin.

Protokol Kesehatan

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia jauh sebelumnya telah menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

PKPU tersebut menyisipkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada untuk mencegah penularan Covid-19 meluas.
Setelah itu KPU juga menerbitkan PKPU Nomor 10 Tahun 2020 tentang perubahan atas aturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

‘’Aturan tersebut harus dicermati para paslon, tim kampanye serta massa masing-masing,’’ kata Edwin.

Di Kota Medan sendiri, sebut Edwin, penyebaran virus Corona belum menunjukkan angka penurunan atau terus bertambah setiap harinya.

‘’Kita semua harus waspada. Diharapkan juga paslon dan konstituennya harus disiplin dan sama-sama menjaga. Mari kenakan masker, karena virus dalam menyerang melalui saluran pernapasan, hidung dan mulut,’’ jelas Edwin.

Dalam kesempatan itu Edwin menyebutkan penyebaran virus Corona di Kota Medan terus meningkat.

Data terkini Covid-19 Kota Medan, 7 September 2020 yakni, konfirmasi (positif) Covid-19 mencapai 4.398 kasus, atau bertambah 19 dari sehari sebelumnya, 4.379 kasus.

Dari 4.398 kasus tersebut, yang masih menjalani isolasi perawatan 2.178 orang, sembuh 2.013 orang dan meninggal dunia 207 orang.

‘’Hari ini meninggal dunia positif Covid-19 bertambah 5 orang, sehari sebelumnya tercatat 202 orang,’’ ucap Edwin.

Sementara untuk pasien suspek (PDP) di Kota Medan dilaporkan 5.791 kasus dengan rincian, 461 orang masih dirawat, 5.164 orang telah dibenarkan pulang dan 166 meninggal dunia. (m29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2