Waspada
Waspada » Gubsu Akan Tambah Bantuan APD
Headlines Sumut

Gubsu Akan Tambah Bantuan APD

WALIKOTA HM Idaham ketika teleconferense dengan Gubsu Edy Rahmayadi dari ruang BCC Pemko Binjai. Waspada/Riswan Rika
WALIKOTA HM Idaham ketika teleconferense dengan Gubsu Edy Rahmayadi dari ruang BCC Pemko Binjai. Waspada/Riswan Rika

BINJAI (Waspada): Gubernur Prov. Sumatera Utara Edy Rahmayadi segera menambah bantuan Alat Perlindungan Diri( APD) keseluruh kabupaten dan kota di Prov. Sumatera Utara.

Serta mempercepat penyaluran program keluarga harapan (PKH) guna mengatasi dampak pendemi global covid-19.

Hal itu dikemukakan Gubsu Edy Rahmayadi ketika melakukan teleconferense dengan Wali Kota Binjai HM Idaham dari Binjai Comnad Centre serta kepala daerah lainnya, Selasa( 14/4).

“Kita harus berusaha melakukan yang terbaik untuk masyarakat dan telah memesan tambahan APDKetika APB sudah sampai, saya siapkan masing masing 5 APD di tiap Puskesmas yang ada di kabupaten/kota, untuk tiap kabupaten/kota akan saya berikan 50 APD, dan rumah sakit rujukan saya akan tambah 100 APD termasuk masker bedah,” ujar Gubernur yang didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina.

Gubernur juga menyampaikan, telah memesan 56.000 rapid test dan 100.000 masker N95.

Untuk selanjutnya didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota. Tentang bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Pemerintah Pusat, menurut Edy Rahmayadi, akan dipercepat penyalurannya, sehingga dapat segera dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan.

Hal ini penting untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya bantuan PKH yang ditanggung APBN berjumlah 408.321 KK untuk seluruh Sumatera Utara, jumlah bantuannya meningkat.

“Sebelumnya Rp150.000/KK ditambah lagi oleh pemerintah pusat Rp50.000/KK, sehingga menjadi Rp200.000/KK, untuk itu saya minta di data secara riil oleh bupati/walikota se-Sumut,” tegasnya.

Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Edy mengimbau agar Bupati/Walikota benar-benar mengawasi warga yang keluar dan masuk ke masing masing daerahnya.

Antisipasi kedatangan dari luar, baik itu dari negara tetangga maupun dari antar kabupaten/kota, monitor semua rakyat yang keluar dan masuk ke daerah kita, apalagi menjelang mudik ini. (a04)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2