Waspada
Waspada » Golden Bakery Kabanjahe Diduga Dirampok Menggunakan Senjata Mirip Pistol
Headlines

Golden Bakery Kabanjahe Diduga Dirampok Menggunakan Senjata Mirip Pistol

Golden Bakery Kabanjahe Dirampok
Petikan foto dari hasil rekaman CCTV yang telah beredar di masyarakat pengguna media sosial FB maupun WhatsApp.(Waspada/Ist)

TANAH KARO (Waspada): Toko roti Golden Bakery Kabanjahe yang terletak di jalan Nasional persis di samping pintu masuk jambur Rudang Mayang Kabanjahe, diduga dirampok dua orang penjahat menggunakan senjata mirip pistol.

Menyeruaknya kabar perampokan ini dikalangan masyarakat, setelah melihat postingan salah satu netizen diakun media sosial facebook yang dishare ke sejumlah grup WhatsApp, Rabu (26/2) paska kejadian.

Dalam postinganya itu mengabarkan informasi, ” telah terjadi perampokan di Golden Bakery tepat pukul 17.48, sesuai informasi sementara, pelaku terdiri dari dua orang yang membawa senjata api, taksiran kerugian berkisar 5jt, setelah menggasak laci Golden, pelaku diduga melarikan diri dengan kendaraan roda dua bermerek Vario ke arah simpang masjid Agung”.

Sejumlah informasi lain yang berhasil dihimpun Waspada membenarkan kabar tentang perampokan ini, namun mereka tidak mengetahui persis bagaimana kejadiannya karena waktunya sangat singkat.

Dalam Penyelidikan

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan SH yang dihubungi Waspada melalui telepon selulernya membenarkan peristiwa perampokan ini tadi sore.

Tarigan menyebutkan, informasi Golden Bakery Kabanjahe dirampok diperoleh pihaknya dari laporan masyarakat dan langsung menindaklanjuti untuk kebenaran informasi itu.

Dari hasil rekaman closed circuit television (CCTV) yang diputar kata Sastrawan Tarigan, memang terlihat aksi kejahatan melawan hukum di toko roti Golden Bakery oleh penjahat.

Aksi kejahatan itu diduga menggunakan alat mirip senjata laras pendek berupa pistol. Tapi tidak diketahui dengan pasti, apakah benda yang dipegang perampok itu senjata api atau soft gun, ataupun mainan.

Sejauh ini belum bisa dipastikan benda yang digunakan penjahat itu, karena kasusnya masih dalam tahap penyelidikan dan belum bisa dibuktikan.

“ciri-ciri pelaku sudah dikantongi dan saat ini masih dilakukan pengejaran”, jelas Sastrawan. (cpn)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2