Waspada
Waspada » Gerakan Seniman Masuk Sekolah Digalakkan
Aceh Headlines

Gerakan Seniman Masuk Sekolah Digalakkan

KABID Bahasa dan Seni, Suburhan, SH, menyampaikan arahan saat membuka Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Aula SMPN 1 Idi, Rabu (15/7). Waspada/M Ishak
KABID Bahasa dan Seni, Suburhan, SH, menyampaikan arahan saat membuka Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Aula SMPN 1 Idi, Rabu (15/7). Waspada/M Ishak

IDI (Waspada): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur kini mulai menggalakkan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Tujuan dari program tersebut untuk memberikan pembelajaran kesenian, baik secara nasional ataupun seni budaya lokal.

Kepala Dinas P & K Aceh Timur, Saiful Basri, MPd, melalui Sekretarisnya, Rudi Saputra, SSTP, MAP, dalam laporannya mengajak seluruh siswa/i yang memiliki bakat seni untuk terus mengembangkan diri, karena sekolah tetap memberikan peluang tersebut melalui kegiatan ekstrakurikuler.

“Berbagai kegiatan ekstra-kurikuler dapat terus dikembangkan di sekolah, terutama seni budaya lokal, sehingga dapat terus lestari di Aceh,” kata Rudi Saputra seraya meminta, seluruh sekolah TK, SD dan SMP untuk dapat mengembangkan seni lokal sebagai warisan budaya.

Rudi juga mengatakan, GSMS tersebut juga untuk membantu memfasilitasi keterbatasan sekolah dalam menghadirkan guru seni dan guru budaya dalam memperkuat karakter pelajar dengan cara pembelajaran seni di sekolah.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Aceh, melalui Kabid Bahasa dan Seni, Suburhan, SH, dalam sambutannya mengaku, pihaknya siap mendukung berbagai upaya pengembangan bakat peserta didik dalam melestarikan khazanah budaya lokal, seperti sedati, tari, saman dan seumapa.

“Itu semua adalah warisan budaya yang harus dilestarikan dan dikembangkan kembali di Aceh,” katanya.

Suburhan, melalui GSMS tersebut dapat memberikan manfaat besar terhadap pengembangan seni budaya di Aceh Timur khususnya.

Namun disisi lain, Pemerintah Aceh tentu nantinya akan melihat bakat siswa dibidang seni untuk dibawa dalam setiap even di tingkat daerah dan nasional.

“Kita harus yakin nantinya akan muncul seniman muda yang berbakat, sehingga saat even berlangsung dapat mengharumkan nama daerah,” kata Suburhan.

Sementara Ketua Panitia, Zuhra, dalam laporan awal menyebutkan, GSMS tersebut akan terus dilakukan dafri sekolah ke sekolah dengan melibatkan sejumlah pemateri, seperti Abu Bakar (Seni Seudati), Zulkafli (Seni Saman), Khairinda (Seni Tari), Reza dan Muliadi (Seumapa), Syech Fath (Seniman Seudati), M Hakim (Seniman Saman) dan Ayi Suci Lestari (Seni Tari). (b11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2