Gelombang Panas Kanada Memicu 170 Titik Kebakaran, 719 Orang Mati Mendadak - Waspada

Gelombang Panas Kanada Memicu 170 Titik Kebakaran, 719 Orang Mati Mendadak

  • Bagikan
Api dan asap tebal membumbung tinggi dari kebakaran yang terjadi di sekitar kawasan Danau Sparks, Provinsi British Columbia, Kanada. Reuters

OTTAWA, Kanada (Waspada): Gelombang panas di Kanada membuat kebakaran di 170 titik di provinsi British Columbia (BC) menjadi semakin hebat pada Sabtu (3/7/2021) waktu setempat. Militer diterjunkan untuk membantu memerangi kobaran api dan mengevakuasi warga dari kota-kota yang terdampak.

Dilansir laman Deutsche Welle (DW), Minggu (4/7/2021), mayoritas dari kebakaran tersebut mulanya disebabkan sambaran petir. Kobaran api semakin besar karena adanya gelombang panas yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.

“Kami melihat kira-kira ada 12.000 sambaran petir kemarin,” kata pejabat British Columbia Wildfire Service Cliff Chapman kepada stasiun televisi CBC pada Sabtu. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berjanji untuk bekerja sama dengan pemerintah British Columbia untuk menanggapi ancaman tersebut.

Sementara sebuah kota kecil di British Columbia, Lytton, hampir habis dilalap kobaran api. Kota ini mencatat rekor suhu tinggi 49,6 derajat Celsius awal pekan ini.  “Sekolah-sekolah terbakar, rumah-rumah terbakar, stasiun ambulans, rumah sakit juga,” kata seorang reporter lokal Emad Agahi kepada DW.

Dia mengatakan, kota Lytton masih “berbahaya” hingga menyulitkan pihak berwenang untuk datang dan mendata jumlah korban tewas.

Seorang ilmuwan iklim di Breakthrough Institute Zeke Hausfather mengatakan kepada DW bahwa perubahan iklim memperburuk gelombang panas di provinsi tersebut. “Perubahan iklim membuat gelombang panas jauh lebih parah daripada sebelum terjadi perubahan iklim,” kata Hausfather.

Gelombang panas dengan temperatur yang sangat tinggi telah menewaskan ratusan orang di Kanada dan Amerika Serikat AS. Kepala Koroner British Columbia Lisa LaPointe mengatakan bahwa ada 719 kematian mendadak dan tak terdug akibat gelombang panas yang sedang berlangsung.

Sejumlah kematian akibat gelombang panas juga dilaporkan terjadi di negara bagian Washington dan negara bagian Oregon di AS. Korban tewas di negara bagian Oregon mencapai setidaknya 95 orang pada Jumat.

Sejumlah pejabat di negara bagian Washington mengatakan, sejauh ini mereka mendapat laporan sekitar 30 kematian akibat gelombang panas. (deutsche welle/m11)

  • Bagikan