Gara-gara Sabu Rp70 Ribu, Oknum Polisi Dituntut 4 Tahun Penjara - Waspada
banner 325x300

Gara-gara Sabu Rp70 Ribu, Oknum Polisi Dituntut 4 Tahun Penjara

  • Bagikan
TERDAKWA saat menjalani sidang di PN Medan. Waspada/Rama Andriawan
TERDAKWA saat menjalani sidang di PN Medan. Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Seorang oknum polisi yang bertugas di Polsek Delitua, David Batarius Simangunsong dituntut jaksa dengan hukuman 4 tahun penjara.

Ia dinyatakan bersalah atas kepemilikan sabu yang dibeli seharga Rp70 ribu.

Selain dia, rekannya seorang supir, Juni Hansen juga dituntut 4 tahun penjara.

Mereka ketahuan membeli paket sabu kecil seberat 0,1 gram pada April lalu.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa David Batarius Simangunsong dan Juni Hansen dengan pidana penjara selama 4 tahun,” ucap jaksa penuntut umum Ramboo Loly Sinurat dalam sidang di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (3/12)

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Eliwarti, jaksa juga membebankan terdakwa membayar denda Rp800 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan digantikan dengan pidana penjara selama bulan selama 6 bulan.

“Perbuatan kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tandas jaksa.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim menunda persidangan pekan depan dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari para terdakwa.

Sementara mengutip dakwaan, kasus bermula saat petugas Polsek Medan Baru mendapat informasi dari masyarakat tentang peredaran narkotika di Jalan Denai Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Medan Denai.

Kemudian para saksi langsung melakukan penyelidikan, dan ketika para petugas sampai di Denai, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Medan Denai, para petugas melihat terdakwa Juni dan David sedang mengendarai sepeda motor.

Melihat hal itu, petugas langsung memberhentikan kedua terdakwa dan melakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,1 gram yang ditemukan dari tangan kiri Juni Hansen.

Kemudian para saksi menginterogasi David dan Juni.

Mereka mengakui narkotika jenis sabu tersebut milik mereka berdua yang dibeli dari seorang laki-laki bernama Abang (DPO) di Jalan Selam, Perumnas Mandala, seharga Rp70 ribu.

David juga diketahui adalah seorang anggota polisi.

Keduanya mengaku membeli sabu secara patungan, dengan perincian terdakwa Juni Hansen sebesar Rp50 ribu dan David Rp20 ribu. (m32)

  • Bagikan