Waspada
Waspada » Empat Pelaku Curas Ditembak
Headlines

Empat Pelaku Curas Ditembak

KAPOLRESTABES Medan Kombes JE Isir menginterogasi 4 tersangka yang ditembak kakinya. Waspada/Rudi Arman

MEDAN (Waspada): Tim Pegasus Polsek Medan Baru dan Polrestabes Medan menembak kaki empat pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sudah dua puluh enam kali melakukan aksi.

Tersangka BH alias B, 28, warga Jl. Amal Luhur, Kel. Dwikora, Kec. Medan Helvetia, RS alias R, 21, warga Jl. Budi Luhur, Gang Cempaka, Kel. Dwikora, Kec. Medan Helvetia, MA alias A, 18, warga Jl. Setia Luhur, Kel. Dwikora, Kec. Medan Helvetia dan R alias B, 21, warga Jl. Kapten Muslim, Gang Sadar, Kel. Dwikora, Kec. Sei Sikambing C2 Medan Helvetia.

Tak hanya mengamankan para pelaku, petugas juga menyita sabu dari kos-kosan yang dijadikan tempat persembunyian para bandit jalanan ini.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edizzon Isir didampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing kepada wartawan, Sabtu (18/1) mengatakan, saat beraksi, para pelaku ini di bawah pengaruh narkotika. Jadi, mereka tak segan melukai korbannya.

“Tim saat ini sedang mendalami apakah para tersangka yang diamankan ini berkorelasi dengan jaringan pelaku Curas yang menggunakan senjata tajam (sajam) atau tidak,” jelas Isir.

Mantan ajudan Presiden Jokowi ini juga menegaskan, tidak ada ruang untuk para penjahat di Sumut. Pihaknya juga akan melakukan tindak tegas, keras dan terukur untuk para pelaku begal. “Masyarakat jangan ragu untuk melawan pelaku begal. Kami terus berupaya setiap waktu untuk memberikan rasa aman bagi warga Medan,” tegasnya.

Dijelas Kombes JH Isir, para pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban Nomor : LP / 17 / I / 2020/Polsek Medan Baru Tanggal 8 Januari 2020 dengan korbannya Clara Elyda Sinaga, 61, yang dijambret di Jl. Gatot Subroto persisnya di depan Hotel Four Point.

“Ketika itu, korban pulang naik becak motor (Betor) dari Jl. Mongosidi, lalu sesampainya di Jl. S.Parman, Korban berhenti untuk makan malam dan selesai makan malam korban kembali naik betor untuk pulang kerumah dengan di temani orang tua korban,” kata Isir.

Sesampainya di Jl. Gatot Subroto tepatnya lewat roti mawar, 2 orang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki FU, secara tiba-tiba menarik tas korban yang mengakibatkan korban terjatuh dari betor dan mengakibatkan kepala belakang kiri korban terluka. “Korban mengalami luka serius dan dirawat di RS.Advent,”jelas Kapolrestabes.

Kasus ini kemuidian dilaporkan korban ke Polsek Medan Baru. Menindaklanjuti laporan korban tim bergerak melakukan penyelidikan. Selanjutnya petugas mendapat informasi para pelaku sedang bersembunyi di kos-kosan di Jl. Kapten Sumarsono, Gang Dahlia, Medan Helvetia. Tim langsung mendatangi lokasi dan melakukan penangkapan terhadap empat tersangka.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti dari hasil kejahatan yang disimpan pelaku di dalam kamarnya. Tak hanya itu, petugas juga menemukan sabu dan alat isapnya.

Namun saat diamankan pelaku berusaha melarikan diri. Petugas kemudian meletuskan tembakan peringatan. Namun tak diindahkan. Takut buruannya kabur, petugas menembak kaki keempat pelaku.

Dijelaskan Isir dari hasil introgasi ke empat pelaku mengakui perbuatannya dan telah melakukan tindak pidana jambret di sebanyak 26 TKP di mana Modus Operandi melakukan jambret terhadap korbannya wanita dan laki-laki yang kelihatan lemah, dengan menarik tas atau HP untuk kemudian diambil secara paksa.

Kapolrestabes Medan menyebutkan, para tersangka ini merupakan residivis dan dari tersangka disita barang bukti sepedamotor Suzuki Satria FU warna Hitam BK 450 AET, Suzuki Satria FU warna Putih BK 5036 AHB, Honda Vario warna Putih BK 3346 AFF, Honda Scopy warna Merah BK 3707 ACR, 1 buah cincin, 1 pasang anting, 2 buah kalung, 16 buah KTP, 4 buah NPWP, 11 STNK, 10 kartu BPJS, 20 ATM / kartu kredit, 5 kartu member, 3 buah buku rekening Bank, 3 buah Id Card, 20 buah tas, 13 buah dompet, 4 buah Helm, 3 buah Jaket. (m39)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2