Empat Komplotan Curanmor Ditembak

Empat Komplotan Curanmor Ditembak

  • Bagikan
Kapolrestabes Medan Kombes Riko saat ekspos empat sindikat curanmor yang ditembak kakinya. Waspada/Ist
Kapolrestabes Medan Kombes Riko saat ekspos empat sindikat curanmor yang ditembak kakinya. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Empat komplotan pelaku curanmor ditembak petugas Satreskrim Polrestabes Medan dalam penyergapan di Jl. Kapten Muslim dan kawasan Binjai, Jumat (6/8).

Tersangka AM dan K, keduanya warga Jl. Masjid Dusun II, Gang Anggrek Desa Helvetia, Kec. Sunggal. DHH, warga Jl. Masjid Dusun III, Kec. Sunggal. RP, 26, warga Jl. Pringgan Dusun VI, Desa Helvetia, Kec. Sunggal Deliserdang.

Penangkapan keempatnya merupakan tindak lanjut delapan laporan para korban yang masuk di Polsek Percutseituan, Tuntungan, Sunggal dan Polrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko kepada wartawan mengatakan, aksi keempat pelaku tercatat di 21 lokasi kejadian.

Adapun lokasinya yakni di Jl. Karya Bakti, Jl. Pasar IV Tapian Nauli, Jl.Johor, Jl. Delitua, Jl. Binjai.Jl. Budi Kemenangan, Jl. Tembung, Jl. Mandala, Jl. Binjai Tanah Seribu, Jl. Besar Bandar Setia. Jl. Tambak Rejo, Jl. Krakatau, Jl. Budi Luhur, Jl. Belakang Makro, Jl. Binjai Stabat. Jl. Padang Bulan, Jl. Ringroad, Jl. Pajak Melati, kawasan depan SPN Sampali, Jl. Sunggal dan Jl. Titisewa.

Dijelaskan Riko, pada Minggu (25/12) di Jl. Pukat II, korban saat itu sedang istirahat di rumahnya, lalu dibangunkan oleh tetangganya karena pintu rumah sudah terbuka.

“Ketika dilihat ternyata sepeda motornya milik korban sudah tidak berada di parkiran. Setelah dicek CCTV korban melihat pelaku berjumlah empat orang,” katanya.

Berdasarkan laporan-laporan korban yang lainnya, sambung Riko, pihaknya melakukan penyelidikan dan pada Rabu (14/7) berhasil mendapat informasi keberadaan pelaku di sebuah rumah di Jl. Kapten Muslim.

“Sehingga petugas melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku K. Dilakukan Pengambangan lagi hingga ke wilayah Polres Binjai dan berhasil mengamankan tiga pelaku lainnya,” jelasnya.

Pengembangan

Dari keempat pelaku yang diamankan, petugas kemudian melakukan pengembangan, namun saat pengembangan para pelaku berusaha kabur hingga diberi tindakan tegas oleh kepolisian.

Dari pengakuan pelaku, lanjut Kombes Riko Sunarko, hasil pencurian sepeda motor dijual di kawasan Siantar.

“Dari hasil pengakuan, mereka melakukan aksi pencurian sudah 21 kali. Hingga kini, masih kita lakukan pengembangan lagi. Untuk hasil pencurian, para pelaku mengaku menjual ke luar kota yakni Siantar,” bebernya.

Dari penangkapan keempat pelaku, dimankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha N-Max, satu unit Honda Beat, satu helm Bogo.

Satu set kunci L, satu buah obeng, dua buah tang dan rekaman CCTV atas aksi para pelaku.

“Dari keempat pelaku, tiga di antaranya merupakan residivis,” pungkas Kombes Riko Sunarko.

Dalam kasus ini keempat pelaku disangkakan pasal 363 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara. (m25)

 

 

  • Bagikan