Ekonomi Sumut Tumbuh Di Tengah Terpaan Pandemi - Waspada

Ekonomi Sumut Tumbuh Di Tengah Terpaan Pandemi
Membangun Dalam Keterbatasan

  • Bagikan
DARI kiri: Prof Dr Ir Abdul Rauf MP, Prof Dr R Hamdani Harahap MSi, Prof Dr Ritha F Dalimunthe SE MSi, Moderator Onan Marakali Siregar SSos MSi, Dr Heri Kusmanto MA, dan Prof Drs Heru Santosa MS PhD. Para pakar ini menggelar diskusi panel kaleidoskop 3 tahun Eramas. Waspada/Ist
DARI kiri: Prof Dr Ir Abdul Rauf MP, Prof Dr R Hamdani Harahap MSi, Prof Dr Ritha F Dalimunthe SE MSi, Moderator Onan Marakali Siregar SSos MSi, Dr Heri Kusmanto MA, dan Prof Drs Heru Santosa MS PhD. Para pakar ini menggelar diskusi panel kaleidoskop 3 tahun Eramas. Waspada/Ist

MESKI mengalami terpaan pandemi Covid-2019 sejak awal 2019, namun ekonomi Sumatera Utara (Sumut) tetap tumbuh walaupun berjalan lambat. Hal tersebut terlihat, di antaranya dari pertumbuhan ekonomi pada kwartal kedua 2021 yang tumbuh 4,95 persen.

“Yang namanya percepatan modal kerja dari APBD berjalan dengan baik,” ujar Prof Dr Ritha F Dalimunthe SE MSi Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) dalam acara “Diskusi Panel Ahli Kaleidoskop 3 Tahun Sumut Dalam Kepemimpinan Gubsu Edy Rahmayadi Dan Musa Rajeksah” di Medan Club, Medan, Sabtu (4/9). Kegiatan yang digagas oleh Fisip USU ini menghadirkan para para pakar lintas disiplin ilmu USU.

Para pakar tersebut berkumpul membahas kaleidoskop 3 tahun Eramas (Edy Rahmayadi Dan Musa Rajeksah) sejak September 2018 hingga September 2021. Mereka yaitu Prof Dr Ritha F Dalimunthe SE MSi Guru Besar FEB USU, Prof Drs Heru Santosa MS PhD Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat USU, Prof Dr Ir Abdul Rauf MP Guru Besar Fakultas Pertanian USU, Prof Dr R Hamdani Harahap MSi Guru Besar Antropologi Fisip USU, dan Dr Heri Kusmanto MA Dosen Fisip USU yang juga Dekan Fisipol Universitas Medan Area (UMA).

Acara yang dimoderatori Onan Marakali Siregar SSos MSi ini dihadiri juga oleh Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Dr H Yanhar Jamaluddin MAP, mantan Sekertaris Daerah Provsu Dr Ir Hj Sabrina MSi, mantan Kepala Bapeda Provsu yang juga Koordinator Bidang Infrastruktur, Tata Ruang dan Transportasi pada Dewan Riset Daerah (DRD) Sumut Dr Ir Budi Sinulingga, dan Dr Shohibul Anshor Siregar dosen UMSU yang juga penulis harian Waspada.

Prof Heru Santosa dalam hal pelayanan Kesehatan masyarakat menggarisbawahi perlunya percepatan revitalisasi program, prioritas program, penyerasihan program, antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten/kota. Di antaranya adalah perlunya setiap rumah sakit memiliki keunggulan masing-masing dalam pelayanan terhadap kesehatan masyarakat.

Prof Abdul Rauf di bidang pertanian memberikan catatan pada pembangunan food estate di Humbang Hasudutan. Untuk hasil yang lebih maksimal dan efektivitas serta efisiensi pembangunan di sektor pertanian, perlu perencanaan yang lebih matang, termasuk dalam hal penyediaan pupuk dan kondisi tanah.

Sedangkan Prof Hamdani Harahap mengemukakan tentang desa mandiri dan badan usaha milik desa (Bumdes). Ia memberikan apresiasi atas pertumbuhan desa mandiri di Sumut. Karena di tahun 2020 tercatatan hanya ada empat desa mandiri di Sumut, tetapi di tahun 2021 sudah ada sembilan desa mandiri. Sedangkan menyangkut Bumdes perlu dilakukan pengembangan kemitraan, juga marketing.

Sementara Dr Heri Kusmanto sebagai pembicara kelima dalam kaleidoskop itu mengemukakan perihal fungsi birokrasi dalam pembangunan. Manakala birokrasi berhasil beradaptasi sesuai tantangan zaman maka tujuan pembangunan akan tercapai, sebaliknya jika tidak maka pembangunan akan terhambat. Dan keberhasilan fungsi birokrasi ini diukur dengan beberapa alat ukur seperti ukuran reformasi birokrasi, ukuran akuntabilitas kinerja pemerintah, dan ukuran pelayanan prima.

Secara lebih lengkap laporan “Diskusi Panel Ahli Kaleidoskop 3 Tahun Sumut Dalam Kepemimpinan Gubsu Edy Rahmayadi Dan Musa Rajeksa” ini dimuat dalam edisi Liputan Khusus Waspada. Dedi Sahputra

  • Bagikan