Waspada
Waspada » Dua Hari, Dua Rumah Terbakar
Aceh Headlines

Dua Hari, Dua Rumah Terbakar

IDI (Waspada): Selama dua hari, dua unit rumah ludes terbakar di wilayah barat Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp150 juta lebih.

Kebakaran pertama menimpa rumah milik Asnawi, 27, di Desa Rambong Lob, Kecamatan Madat, Aceh Timur, Sabtu (28/11) sekira pukul 08:00.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kebakaran rumah berukuran 5X7 meter itu diperkirakan konslet arus pendek listrik di ruang dapur.

Lalu api menyambar ke atap hingga membakar seluruh bagian rumah.

Sejumlah warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, bahkan satu unit Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tiba di lokasi juga langsung memadamkan api, namun seisi rumah tak ada yang bisa diselamatkan, termasuk surat berharga dan pakaian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Ashadi, MM, dikonfirmasi Waspada, Minggu (29/11) membenarkan adanya kebakaran itu.

“Tidak korban jiwa, tapi seluruh bagian rumah dan isi didalamnya ludes terbakar. Kerugian diperkirakan lebih Rp60 juta,” sebut Ashadi.

Konslet

Kebakaran sebelumnya menimpa rumah milik Abdurrahman di Desa Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Jumat (27/11) sekira pukul 06:00.

Kabarnya, kebakaran berawal ketika selesai melaksanakan salat subuh tercium bau asap dari ruang dapur.

Khawatir, lalu Abdurrahman bergegas memeriksa ruang dapur.

Sesampai di dapur, Abdurrahman tersentak melihat telah membakar dapur miliknya hingga ke atap.

Spontan, Abdurrahman bergegas membangun seluruh anggota keluarganya keluar dari rumah dan meminta bantuan tetangganya untuk melakukan pemadaman.

Rumah milik Abdurrahman terbuat dari kayu dan kondisinya belakangan mulai lapuk, sehingga api dengan cepat menghanguskan rumah berukuran 5X7 meter itu.

Kondisi rumah yang lapuk ditambah tiupan angin membuat api dengan cepat menyambar ke seluruh ruangan, bahkan api semakin besar.

Namun api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07:00 Wib, dengan menggunakan peralatan seadanya.

Sekitar pukul 10:00 Wib, peristiwa kebakaran rumah milik Abdurrahman itu dilaporkan ke Polsek Pante Bidari di Lhoknibong.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, SIK, MH, melalui Kapolsek Pante Bidari Iptu Iskandar Wijaya, SH, dikonfirmasi Waspada, membenarkan adanya kebakaran rumah milik warga di wilayah hukumnya, namun informasi itu diterima dari aparat desa setempat, sekitar pukul 10:00 Wib.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran rumah milik Abdurrahman ditaksir mencapai Rp60 juta,” kata Iptu Iskandar Wijaya seraya menambahkan, dugaan sementara kebakaran itu dipicu korsleting listrik yang terjadi pada bagian dapur, karena saat diperiksa didapati titik api menempel di bagian kayu yang terdapat kabel listrik.

Kapolsek mengimbau masyarakat lebih hati-hati dalam melakukan penyambungan arus pendek listrik di rumahnya.

“Jika tidak memahami cara penyambungan, maka panggil tukang listrik atau petugas PLN, sehingga dalam penyambungan arus listrik aman,” demikian Iptu Iskandar Wijaya. (b11).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2