Waspada
Waspada » DPRD Terkejut Pabrik Gula Sei Semayang PTPN II Tak Beroperasi
Headlines Sumut

DPRD Terkejut Pabrik Gula Sei Semayang PTPN II Tak Beroperasi

Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Deliserdang Kamaruzzaman dan Manajer Pabrik Gula Sei Semayang PTPN II Anan pada saat melihat pabrik gula. Waspada/Edward Limbong
Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Deliserdang Kamaruzzaman dan Manajer Pabrik Gula Sei Semayang PTPN II Anan pada saat melihat pabrik gula. Waspada/Edward Limbong

DELISERDANG (Waspada) : Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri SH melakukan kunjungan kerja  memastikan stok gula kebutuhan masyarakat aman hingga Idul Fitri mendatang.

Zakky datang didampingi Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Deliserdang Kamaruzzaman untuk meninjau Pabrik Gula Sei Semayang PTPN II dengan diterima secara langsung oleh Manajer Pabrik Gula Sei Semayang PTPN II Anan di Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Kamis (14/5).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk berupaya memastikan ketersediaan gula bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Namun Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri bersama Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Deliserdang Kharuzzaman terkejut pabrik tersebut tidak beroperasi padahal pengoperasian perdana pada Selasa 25 Febuari 2020 secara langsung diresmikan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.

“Kunjungannya ini merupakan bagian dari arahan bapak Presiden Jokowi agar pemerintah hadir menjaga ketersediaan dan memastikan stabilitas harga pangan selama pandemi Covid-19 serta  bulan puasa dan jelang Idul Fitri tahun ini, kata Zakky.

Kelangkaan Gula

Dijelaskan Zakky, kehadiran dirinya bersama Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Deliserdang karena mendapat informasi di lapangan adanya kelangkaan gula dan karena di Kabupaten Deliserdang ada pabrik gula, maka pihaknya ingin mencari tahu apa penyebab pastinya mengapa gula masih langkah dan harga di pasaran sebesar Rp 18.000/Kg.

“Kita tadi sudah berbincang bincang dengan menejer, berharap agar pasokan gula yang masih ada untuk dilakukan operasi pasar dengan cara tidak hanya dilakukan dengan cara satu hari satu kecamatan.

Tapi dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan yang ada supaya seluruh masyarakat yang ada dapat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Deliserdang Kamaruzzaman mengaku, pihaknya terkejut ketika datang melihat kondisi pabrik dalam keadaan tidak beroperasi padahal baru saja diresmikan secara langsung oleh Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.

Sedangkan Manajer Pabrik Gula Sei Semayang PTPN II Anan mengakui, kalau pihaknya menjual gula dari pabrik ke pasaran seharga Rp.12.000/kg.

Dan selain itu ia mengakui, setelah menerima pihak DPRD Deliserdang agar secapatnya berkoordinasi dengan pimpinan PTPN II mengenai operasi pasar secara serentak di Kabupaten Deliserdang.

Ketika disinggung, mengapa pabrik tidak beroperasi Anan, menyebutkan, karena pasokan bahan baku tidak ada. “Ya karena bahan bakunya kurang,” tandasnya. (a16).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2