Waspada
Waspada » DPRD Sumut Nilai Kinerja PDAM Tirtanadi Dipimpin Kabir Bedi Cukup Baik
Headlines Medan

DPRD Sumut Nilai Kinerja PDAM Tirtanadi Dipimpin Kabir Bedi Cukup Baik

Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi

MEDAN (Waspada): DPRD Sumut menilai kinerja PDAM Tirtanadi dipimpin Kabir Bedi cukup baik dan memiliki program visible ke depannya. Pada tahun 2020, Tirtanadi melakukan peningkatan kapasitas produksi air dari 500 liter/detik (l/d) menjadi 900 l/d bersama mitranya Tirta Lyonnaise Medan.

Penilaian itu disampaikan anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan (Dapil) 2, saat meninjau pembangunan di Kec. Sunggal. Salah satunya Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPA) Sunggal, di Jl. Sunggal Pekan, Selasa (8/6).

Adapun anggota DPRD Sumut yang melakukan peninjauan hari itu adalah Tuahman Purba, Benny Harianto Sihotang dan Kuat Surbakti.

Dari kunjungan itu, diketahui pada tahun 2020, PDAM Tirtanadi melakukan peningkatan kapasitas produksi air dari 500 liter/detik (l/d) menjadi 900 l/d. Peningkatan kapasitas ini berdampak signifikan kepada kawasan timur Medan, seperti Kec. Denai, Amplas, dan sebagian Medan Labuhan.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Tuahman Purba menyebutkan, pada Maret 2021, PDAM Tirtanadi bersama mitranya juga mengoperasikan IPA Denai dengan kapasitas 240 l/d. IPA ini menyuplai air bersih ke Kec. Mandala, Tembung dan daerah sekitarnya. Sementara itu, untuk IPA Sunggal sendiri, sedang sedang proses administrasi untuk peningkatan kapasitas 2.300 l/d menjadi 2.700 l/d. Proyek ini ditargetkan rampung tahun 2022.

“Setelah mendengarkan presentasi tentang kinerja PDAM Tirtanadi, kita berikan dukungan untuk PDAM Tirtanadi. Perubahan yang dilakukan terlihat jelas dan cukup signifikan. Rencana program kerja juga jelas dan visible. Kita akan terus kawal dan dorong PDAM Tirtanadi agar masyarakat Sumut, khususnya di daerah Dapil 2 kebutuhan airnya terpenuhi,” kata Tuahman Purba.

Sementara itu, anggota DPRD lainnya Kuat Surbakti, meminta PDAM Tirtanadi juga menyelesaikan persoalan yang masih dikeluhkan masyarakat tentang layanan air bersih.

“Saat reses air banyak menjadi keluhan warga Dapil 2, jangan kita menunggu hingga tahun 2024. Jadi, layanan ke masyarakat itu lebih diutamakan ketimbang bisnis,” kata Kuat.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi menjelaskan, kebutuhan air bersih di Sumut saat ini 11.000 l/d, sedangkan kapasitas yang tersedia baru 7.200 l/d. PDAM Tirtanadi bersama Kementerian PUPR sedang membangun Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) di Binjai dengan kapasitas 1.100 l/d dan bisa meningkat menjadi 2.200 l/d.

Selain itu, kata Kabir, PDAM Tirtanadi juga bekerja sama dengan mitra swasta untuk penyediaan air bersih kapasitas 500 l/d dan 400 l/d di Brayan dan 400 l/d di Johor. (m07)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2