Waspada
Waspada » DPR Minta Perusahaan Bayar THR Pekerja Sesuai Aturan
Headlines Nusantara

DPR Minta Perusahaan Bayar THR Pekerja Sesuai Aturan

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (kiri ) saat jadi pembicara pada dialektika demokrasi di Media Center DPR di Jakarta, Selasa (13/4). (Waspada/ Andy Yanto Aritonang ).

JAKARTA (Waspada): Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk mengingatkan dan bersikap tegas kepada perusahaan agar membayar Tunjangan Hari Raya (THR)  para pekerja/buruh pada H-7 Idul Fitri.

Menurutnya, mekanisme pembayaran THR diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri No. 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“Kemenaker dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) untuk memastikan perusahaan membayar THR kepada pekerja/buruh tepat waktu dan sesuai peraturan yang ditetapkan,” kata Azis di Jakarta, Selasa (13/4).

Azis mendorong agar para pengusaha memiliki komitmen untuk membayarkan secara penuh dan tepat waktu THR bagi seluruh pekerja/buruh, karena pemerintah telah memberikan stimulus kepada pengusaha di tengah pandemi Covid-19 ini. Roda perekonomian sudah mulai bergerak dan kegiatan perekonomian masyarakat sudah mulai merangkak membaik.

Azis meminta Kemnaker dan Disnaker untuk aktif mengawasi pelaksanaan pembayaran THR dan membentuk call center pengaduan pembayaran THR sebagai sarana informasi dan pelaporan pelaksanaan pembayaran THR. 

“Pengusaha yang tidak mampu membayar THR untuk melakukan dialog dengan para pekerja dengan membuat kesepakatan secara tertulis mengenai waktu pembayaran dengan syarat pembayaran dilakukan sebelum hari raya lebaran tahun berikutnya,” ucap WakIl Ketua Umum Partai Golkar itu.

Azis juga meminta Kemenaker dan Disnaker harus pro-aktif melakukan dialog dan mediasi antara pekerja/buruh dengan perusahaan yang tidak mampu memberikan THR. Selanjutnya mencari solusi bagi perusahaan untuk memenuhi kewajiban membayar THR.

Kemnaker dan Disnaker harus sigap menindak tegas perusahaan yang melanggar kewajiban pembayaran THR, guna meminimalisir adanya perusahaan yang mampu membayar namun memanfaatkan celah untuk tidak membayar THR kepada pekerjanya.

“Kemenaker dan Disnasker untuk memastikan dan membantu penyelesaian pembayaran THR 2020 yang masih tertunda, mengingat THR merupakan hak pekerja yang harus dilindungi oleh negara,” ujar Azis. (irw)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2