Waspada
Waspada » Doni Monardo: Mari Tetap Jalankan 3M 
Headlines

Doni Monardo: Mari Tetap Jalankan 3M 

Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19, Doni Monardo

JAKARTA (Waspada): Masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan atau 3M. Hal itu senantiasa diingatkan supaya tidak terjadi fenomena lonjakan kedua (second wave) pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 selama 2 hari terakhir meningkat tajam dari angka 4 ribuan menjadi lebih dari 5 ribu orang setiap harinya. Pada Jumat (13/11) terkonfirmasi ada 5.272 kasus dan Sabtu (14/11) masih ada di 5.272 kasus.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo dalam jumpa pers virtual, Sabtu (14/11) mengatakan, masyarakat di berbagai belahan dunia saat ini sedang mengalami fenomena second wave pandemi Covid-19. Second wave atau lonjakan kedua adalah tren kenaikan kasus yang kembali memuncak setelah mengalami kurva penambahan kasus yang melandai.

Lonjakan kasus, merefleksikan kenaikan kasus aktif atau orang yang sakit, baik yang tengah menjalani isolasi atau dirawat akibat Covid-19

Doni mengajak seluruh masyarakat menyadari bahwa Covid-19 ini wabah yang risikonya besar sekali. Kematian di berbagai dunia lebih dari 1 juta jiwa. Sedangkan di Indonesia sudah lebih dari 15 ribu orang, termasuk tenaga kesehatan yang meninggal dunia.

“Kita semua harus bekerja sama saling bahu membahu membantu mengendalikan Covid ini,” kata Doni

Doni menjelaskan, yang masih harus terus diwaspadai adalah angka kematian di Indonesia yang persentasinya masih di atas rata-rata dunia. Persentasi jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia berada di atas 3 persen, sementara dunia berada di angka 2,2 persen.

“Tapi tingkat penambahan kasus masih di bawah dunia dan tingkat kesembuhan di atas rata-rata dunia,” ujar Doni.

Doni juga mengapresiasi seluruh tenaga medis, sukarelawan, pemerintah daerah serta masyarakat luas yang sama-sama berjuang melawan Covid-19. Upaya yang maksimal masih dibutuhkan supaya kasus Covid-19 di Indonesia bisa terus melandai. (J02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2