Waspada
Waspada » Ditolak Warga, Kapal Hongkong Muat Ikan Kerapu Di Pulau Kampai
Headlines Sumut

Ditolak Warga, Kapal Hongkong Muat Ikan Kerapu Di Pulau Kampai

KAPAL Hongkong yang hendak memuat ikan kerapu menuju perairan Pulau Kampai, Kec. Pangkalansusu. Waspada/Ist
KAPAL Hongkong yang hendak memuat ikan kerapu menuju perairan Pulau Kampai, Kec. Pangkalansusu. Waspada/Ist

PANGKALANSUSU (Waspada) : Kapal asal Hongkong yang sempat gagal memuat ikan kerapu karena adanya penolan warga Desa Pulau Sembilan, Kec. Pangkalansusu, karena khawatir penularan virus corona, akhirnya memuat ikan di Desa Pulau Kampai, Kamis (4/6).

Ikan kerapu komoditas ekspor hasil budidaya dari perairan Pulau Sembilan ini dipanen dan dilangsir ke kapal yang stand by di perairan Pulau Kampai.

Aktivitas pemuatan ikan mendapat pengamanan dari aparat keamanan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

Kades Pulau Kampai Amir Husin dikonfirmasi Waspada mengatakan, sepuluh hari sebelum kapal asal Hongkong ini masuk, pihakanya dengan sejumlah instansi terkait lainnya telah melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Dia menjelaskan, pemuatan ikan ke kapal tetap diawasi oleh KKP, KSOP, Polres Langkat, Satpol Airud, Bea Cukai, Koramil, dan petugas Karantina. Posisi kapal, lanjutnya, berada 0,5 mil dari pantai dan pemuatan ikan ke kapal direncanakan berlangsung selama dua hari.

Amir Husin lebih lanjut mengatakan, proses pemuatan ikan tetap mengikuti aturan main protokol kesehatan Covid-19.

Protokol kesehatan tetap menjadi prioritas uatama. Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) juga turun ke lapangan,” katanya.

Kades menambahkan, kalau ekspor ikan ini lancar, investor berrencana mengembangkan usaha budidaya kepiting rajungan di desa ini.

“Alhamdulilah, jika rencana terealisasi tentu menjadi peluang bagi peningkatan ekonomi masyarakat di desa,” kata Amir Husin.

Wakpolsek Pangkalansusu, Iptu N. Agus I, ditemui Waspada di sela-sela menunggu kedatangan Bansos dari Pemprovsu membenarkan personil kepolisian diturunkan melakukan pengamanan. “Ada 60 personil dari Polres Langkat,” ujarnya.

Kepala Kantor Kesyahbanaran Otoritas Pelabuhan Pangkalansusu Gamal Sembiring dikonfirmasi Waspada menyatakan, situasi pemuatan ikan ke kapal asal Hongkong berjalan aman dan kondusif. “Kita semua aparat terkait berada di sini (Pulau Kampai,” tukasnya.

Sebelumnya, warga Pulau Sembilan melarang kapal MV Cheung Kam Wing berbendera Hongkong memuat komoditi ikan kerapu hasil budidaya keramba jaring apung di desa Pulau Sembilan. Penolakan warga dipengaruhi rasa kekhawatiran terhadap kehadiran kapal asing di tengah ancaman pandemi Covid-19.

Aksi penolakan ini ternyata berdampak bagi hilangnya salah satu sumber reszki bagi sebagian warga di desa ini, sebab hasil usaha budidaya yang sudah berlangsung selama 10 tahun ini pemuatan ikannya bergeser ke desa tetangga. (a10)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2