Waspada
Waspada » Ditinggal Banyak Pemain, PSMS Latihan Ringan
Headlines Olahraga PSMS Medan

Ditinggal Banyak Pemain, PSMS Latihan Ringan

MEDAN (Waspada): Manajemen PSMS Medan memutuskan untuk tetap melanjutkan persiapan tim walau di tengah ketidakpastian digelar atau tidaknya kompetisi Liga 2 2020.

Hanya saja, karena belum adanya kepastinya kapan liga bergulir, manajemen PSMS memberikan keringanan kepada para pemain. Pemain yang berasal dari luar Kota Medan diberikan libur kurang lebih 10 hari untuk pulang ke kampung halaman.

Sedangkan pemain yang berada di Kota Medan sekitarnya tetap melakukan latihan dengan asisten pelatih. Durasi latihan juga dikurangi menjadi tiga kali dalam seminggu.

Asisten Pelatih PSMS, Ansyari Lubis, mengatakan pasca-ditinggal banyak pemain yang pulang kampung, latihan tim hanya diikuti delapan pemain saja.

Kedelapan pemain dimaksud adalah Ferdinand Sinaga, Legimin Rajardjo, Abdul Rohim, Saiful Ramadhan, Andre Sitepu, Paulo Sitanggang, M Rifki, dan Agung Prasetyo.

“Namun tidak ada masalah walau hanya delapan pemain. Karena memang para pemain yang berasal dari luar Kota Medan diberikan ijin libur oleh manajemen. Jadi kita latihan dengan pemain seadannya saja,” ujar Ansyari Lubis, Rabu (21/10).

Ansyari mengakui program latihan yang dijalankannya juga sesuai dengan petunjuk Pelatih Kepala PSMS, Gomes De Oliveira yang juga memanfaatkan waktu libur untuk berkumpul dengan keluarganya.

“Kemain sebelum Gomes pulang, ia sampaikan kepada saya untuk mengambil alih melatih para pemain yang tetap berada di Medan agar terjaga fisik mereka,” katanya.

Ditanya materi latihan yang diberikan, Ansyari mengatakan untuk materi pemain disesuaikan dengan jumlah pemain seperti small games, passing dan peregangan.

“Materinya tentu yang ringan-ringan sajalah, terpenting fisik dan kebugaran mereka bisa tetap terjaga. Hal ini juga sesuai dengan instruksi pelatih,” tukas Ansyari Lubis.

Seperti diketahui, manajemen PSMS telah melakukan rapat koordonasi dengan Pembina PSMS yang juga Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Sekretariat PSMS, Senin (19/10) lalu.

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja, mengatakan dari rapat tersebut, sudah diputuskan bila skuad Ayam Kinantan tidak dibubarkan. Hanya saja bagi para pemain asal luar kota diizinkan kembali ke kota asal untuk bertemu keluarga selama kurang lebih 10 hari.

“Jadi sudah diputuskan tim tidak dibubarkan, hanya saja bagi pemain dan tim pelatih yang mau pulang dulu bertemu keluarga, dipersilakan. Kita meyakini bagi yang sudah berkeluarga pastilah sangat ingin bertemu dengan anak dan istri,” ucapnya.

Sedangkan bagi yang ingin menetap di Kota Medan juga dipersilakan melakukan latihan dengan asisten pelatih. “Hanya saja untuk durasi latihan juga hanya seminggu tiga kali saja, yakni Senin, Rabu, dan Jumat,” tambahnya.

Terkait gaji pemain, Julius mengatakan penggajian pemain dan pelatih tetap mengacu peraturan PSSI, yakni 50 persen untuk pemain eks Liga 1 dan 25 persen untuk pemain Liga 2.

“Namun begitu, manajemen sudah mengambil kebijakan menambah gaji kurang lebih 15 persen untuk pemain Liga 2. Hitung-hitung sebagai uang transport pemainlah,” tuturnya. (m33)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2