Waspada
Waspada » Ditemukan 14 Karyawan Brastagi Supermarket Reaktif
Headlines Medan

Ditemukan 14 Karyawan Brastagi Supermarket Reaktif

108 karyawan Brastagi Supermarket menjalani rapid test, Selasa (19/5), sebanyak 14 diantaranya reaktif. Waspada/Surya Efendi
108 karyawan Brastagi Supermarket menjalani rapid test, Selasa (19/5), sebanyak 14 diantaranya reaktif. Waspada/Surya Efendi

MEDAN (Waspada): Ditemukan 14 karyawan Brastagi Supermarket reaktif. Itu diketahui setelah 108 karyawan Brastagi Supermarket Jalan Jend Gatot Subroto (Gatsu) Medan selesai dirapid test (tes cepat) Covid-19.

108 karyawan Berastagi Supermarket menjalani rapid test, Selasa (19/5), sebanyak 14 diantaranya reaktif. Waspada/Surya Efendi
108 karyawan Brastagi Supermarket menjalani rapid test, Selasa (19/5), sebanyak 14 diantaranya reaktif. Waspada/Surya Efendi

Dari 108 karyawan tersebut, ada 14 karyawan hasilnya reaktif.

14 karyawan ini langsung swab dan saat ini masing menunggu hasil swabnya.

Pantauan Waspada, satu persatu karyawan Brastagi Supermarket tersebut masuk ke dalam rumah yang terletak di bagian belakang dan terpisah dengan gedung Brastagi Supermarket Gatsu tersebut.

Satu per satu mereka menunggu giliran untuk dirapid test.

Dijadwalkan sebanyak 130 karyawan yang akan dirapid test, namun, hanya 108 karyawan yang telah selesai menjalaninya. Dari jumlah itu ditemukan 14 karyawan Brastagi Supermarket reaktif.

‘’Ya benar. Dari 108 karyawan Brastagi Supermarket yang dirapid test hari ini, ditemukan 14 orang reaktif dan kita langsung swab,’’ ujar Kadis Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi, MSc kepada Waspada, Selasa (19/5), siang.

Edwin yang juga Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan tersebut juga mengatakan pihaknya masih menunggu hasil swab 14 karyawan Brastagi Supermarket tersebut.

Rapid Test dilakukan menyusul adanya kasus positif Covid-19 yang dialami salah seorang karyawan di supermarket tersebut.

Terus Ditracing

Dalam kesempatan itu, Edwin mengatakan, tim gugus tugas terus melakukan tracing atau melacak semua yang pernah kontak erat atau berhubungan langsung dengan kasus positif tersebut.

Edwin juga menjelaskan untuk sementara belum ada kabar penutupan supermarket tersebut.

‘’Lihat perkembangan hasil swab, banyak atau tidak karyawan yang terpapar Covid-19 dan penutupan supermarket bisa saja dilakukan,’’ jelasnya.

Pada saat pelaksanaan rapid test, Brastagi Supermarket ditutup sejak pagi hingga pukul 12.00.

“Kita tadi berembuk dengan Pemko Medan supaya pelaksanaan rapid test ini betul-betul aman, jadi kegiatan sementara toko kita tutup sampai pukul 12.00. Satu hari ini saja,” kata Harlen Lubis, manajer HRD Brastagi Supermarket.

Dia mengakui rapid test ini digelar setelah seorang karyawan Supemarket Brastagi positif Covid-19.

Namun pegawai yang bertugas sebagai kasir itu diduga tertular di tempat kosnya.

Pegawai yang positif berinisial YHS diketahui positif Covid-19 pada 13 Mei 2020.

Dia diduga terpapar di rumah kosnya.

Bapak pemilik kos dan putranya yang bekerja di bidang angkutan online lebih dulu positif sekitar 25 April 2020.

Sementara ibu kos dan menantunya negatif.

Pihak Supermarket Brastagi yang mendapatkan informasi itu, memerintahkan agar YHS untuk menjalani rapid test di RSU Bunda Thamrin.

Hasilnya tidak reaktif

Namun belakangan hasil tes swabnya menunjukkan hasil positif.

Harlen mengatakan, ada 200 karyawan di Supermarket Brastagi.

Beberapa SPG sudah melakukan rapid test di tempat masing-masing.

Jika hasil rapid test nantinya menunjukkan hasil reaktif, Harlen mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan manajemen.

“Kita akan koordinasi ke pusat. Karena saya sendiri juga akan takut bilamana ada yang positif di dalam toko,” tutupnya. (m29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2