Waspada
Waspada » Ditahan PS AD, PSMS Masih Banyak Evaluasi
Headlines Olahraga

Ditahan PS AD, PSMS Masih Banyak Evaluasi

GELANDANG PSMS, Elina Soka (kiri), berebut bola dengan pemain PS AD dalam laga ujicoba di Stadion Teladan Medan, Selasa (8/9).

MEDAN (Waspada): PSMS Medan harus puas berbagi angka dengan Persatuan Sepakbola Angkatan Darat (PS AD) dengan skor 2-2 dalam pertandingan ujicoba perdananya di Stadion Teladan Medan, Selasa (8/9).

Dalam pertandingan yang turut disaksikan Pembina PSMS, Edy Rahmayadi, skuad Ayam Kinantan lebih dulu unggul melalui gol Rahmat Hidayat dari titik penalti pada menit 56 setelah ia dijatuhkan pemain bawah PS AD di kotak penalti.

Hamdi Sula pada menit ke-64 menambah keunggulan PSMS setelah mendapat umpan matang dari Yohanis Nabar. PS AD berhasil membalas melalui gol Dedi Hasibuan di menit 75 dan Omar Abdul Aziz di menit 85.

Pada laga ini, PSMS menurunkan Ferdinand Sinaga berduet dengan Rahmat Hidayat sebagai pemain starter, namun lini bawah PS AD mampu meladeni dengan baik.

Kiper PS AD juga tampil gemilang mementahkan bola-bola krosing yang diarahkan ke depan gawang, sehingga babak pertama berakhir imbang tanpa gol.

PSMS juga menurunkan Paolo Sitanggang di babak kedua, sehingga tekanan serangan lebih gencar dan terciptanya gol pertama lewat Rahmat Hidayat.

Hamdi Sula yang dimasukkan menggantikan Rahmat Hidayat menampilkan aksi individu yang lumayan bagus, bahkan kemudian menyumbangkan gol.

Namun, kurang padunya kerjasama lini bawah yang dikoordinir Afiful Huda, Andre Sitepu, membuat penyerang PS AD mampu menembusnya dan menciptakan dua gol balasan sehingga laga ini ditutup dengan hasil imbang 2-2.

Pelatih PSMS, Philep Hansen, mengaku masih bersyukur karena tidak ada pemain yang cedera dalam pertandingan ini. Mengingat dalam laga ujicoba ini tim pelatih bukan melihat hasil.

“Meski begitu, secara permainan masih banyak yang harus dievaluasi. Terutama penampilan pemain belakang, mengingat saat ini dua stoper andalan masih absen karena cedera yakni Agung Prasetyo dan M Rifki,” ujar Philep Hansen usai pertandingan.

Turunkan Semua Pemain

Lebih lanjut Philep Hansen mengatakan, pemain belakang masih kerap melakukan kesalahan. Beberapa kesalahan terjadi seperti saat pemain lawan melakukan heading yang seharusnya mendapat pengawalan ketat dari stoper. “Namun tidak apa-apa, dengan beginikan saya bisa tahu evaluasinya,” ucapnya.

Dalam laga ini, tim pelatih sengaja memainkan semua pemain untuk rotasi. Sekaligus ingin melihat seluruh kemampuan pemain yang ada.

“Saya memainkan semua pemain agar pemain tidak ribut kalau tidak dimainkan. Begitu saya mainkan kan terjawab. Begitu menang 2-0 kan saya ganti, akhirnya imbang,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Philep, pemain juga terlihat gerogi dan ini tidak terlepas dari lawan yang tangguh. “Ini kenapa saya pilih PS AD, mereka salah satu tim kuat di Sumut. Rutin latihan dan punya semangat juang,” tambahnya sembari berkata masalah mental juga perlu dibenahi.

Dalam laga ujicoba selanjutnya, PSMS akan menghadapi Gumarang FC pada Jumat (11/9). “Kami akan lihat lagi perkembangan para pemain di laga sleanjutnya,” tukasnya.

Seperti diketahui, PSMS mengagendakan sedikitnya empat hingga lima laga ujicoba guna menantapkan persiapan tim sebelum kembali melanjutkan kompetisi Liga 2 Indonesia 2020.

PSMS akan bertindak sebagai tuan rumah pertandingan penyisihan Grup D. Tuan rumah akan bersaing dengan tim tangguh Sriwijaya FC dan Semen Padang. Juga bertemu Sulut United, Persekat Tegal, dan Persijap Jepara. Dua tim terbaik berhak melaju ke delapan besar. (m33)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2