Diskoperindag Minta Warga Jangan Panik - Waspada

Diskoperindag Minta Warga Jangan Panik

  • Bagikan
KEPALA Dinas Koperindagkop dan UKM Kota Langsa, Drs Zulhadisyah S, MSP
KEPALA Dinas Koperindagkop dan UKM Kota Langsa, Drs Zulhadisyah S, MSP

LANGSA (Waspada): Seiring dengan penyebaran wabah Virus Corona (COVID-19), Selasa (24/3) harga sembako atau bapokting (bahan pokok penting) di Kota Langsa masih dalam kondisi stabil dan terkendali.

“Kepada masyarakat agar tetap waspada, tidak panik dalam menyikapi informasi dan wabah Virus Corona,” sebut Kepala Dinas Koperindagkop dan UKM Kota Langsa, Drs Zulhadisyah S, MSP.

Sambungnya, Alhamdulillah Bapokting di Kota Langsa masih dalam kondisi terkendali, mudah-mudahan dalam menghadapi kasus Virus Corona saat ini dan menyambut Ramadhan 1441 H, tidak ada yang melakukan spekulasi harga yang menyebabkan kelangkaan.

Disebutkan, kenaikan harga hanya terjadi pada gula pasir saja yang semulanya Rp12 ribu, saat ini berkisar antara Rp16 ribu-Rp18 ribu/kg.

Untuk harga beras masih aman bahkan cenderung turun karena musim panen. “Harga stok masih aman, tidak ada kenaikan harga bapokting yang signifikan,” ujarnya.

Pihaknya juga telah melakukan pemantauan langsung yaitu Operasi Pasar Gabungan dalam Wilayah Kota Langsa beberapa hari yang lalu.

“Insya Allah, Muspika Kota Langsa, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan BPBD Kota Langsa serta intansi terkait lainnya dalam waktu dekat ini, akan melakukan penyemprotan pasar disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau, kepada warga Kota Langsa agar tidak berbelanja secara berlebihan, apalagi hingga menimbun makanan dalam skala yang besar.

Salah satu upaya yang positif agar masyarakat atau para pedagang agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penyakit, karena kebersihan itu sangat penting.

Selain itu, diminta kepada masyarakat baik pembeli maupun pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan, barang belanja begitu juga dengan tubuh kita.

Jika bisa hindari dari keramaian, atau jaga jarak ketika beinteraksi, terus berolahraga, bijak bersosial media, jangan mudah percaya dengan berita hoax.

“Dalam menghadapi kondisi yang seperti ini, sebaiknya ikuti anjuran aturan pemerintah dan terus berikhtiar disertai dengan berdoa kepada Allah SWT agar dijauhkan segala marabahaya,” imbuhnya.

Amatan Waspada, suasana di pusat pasar dan sejumlah titik tempat jajanan serta tempat keramain di wilayah Kota Langsa sepi dari pengunjung baik siang maupun malam harinya. Bahkan, beberapa warung dan pedagang kaki lima menutup untuk sementara.

Sejumlah pedagang mengaku, omset penjualan mereka menurun drastis dibandingkan hari-hari biasanya, karena kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran wabah penyakit Virus Corona atau COVID -19. (cmw)

  • Bagikan