Waspada
Waspada » Dibutuhkan Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Sejumlah Pihak Minim Data Karyawan PT AN
Headlines Sumut

Dibutuhkan Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Sejumlah Pihak Minim Data Karyawan PT AN

KANTOR Dinsoskanerkopum Sergai di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Waspada/Edi Saputra
KANTOR Dinsoskanerkopum Sergai di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Waspada/Edi Saputra

SEIRAMPAH (Waspada): Sejumlah pihak terkait, sangat minim data by name by address (dengan nama dengan alamat) karyawan PT Aquafarm Nusantara (PT AN) yang berlokasi di Desa Nagakisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai.

Padahal data ini sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini terungkap ketika Waspada, mengkonfirmasi kepada sejumlah pihak Rabu (26/8). Untuk dimintai tanggapannya karena mengingat karyawan PT AN hingga kini sudah terhitung terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 48 orang dan dari jumlah itu yang sembuh sebanyak 15 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Usaha Mikro (Nakerkopum) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Drs Nasrul Azis menuturkan, bahwa hingga saat ini terkait data karyawan PT AN pihaknya hanya menerima salinan daftar jumlah karyawan PT AN secara global sebayak 2,200 karyawan.

“Untuk data rinci  karyawan salah satunya seperti terkait domisili karyawan kami belum memiliki, kendati demikian kedepan kita akan berupaya meminta pihak PT AN data karyawannya secara rinci”, sebut Nasrul Azis.

Kadis Nakerkopum Sergai, mengakui terkait pengawasan perusahaan di Kab. Sergai merupakan kewenangan UPT Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker Sumut.

Sedangkan sebelumnya Senior External Affairs Manejer PT AN Kasan Mulyono kepada Waspada mengatakan, bahwa jumlah karyawan PT AN sekitar 2,200 orang yang sebagian besar merupakan warga Kabupaten Sergai tanpa merinci alamat karyawan yang berasal dari luar Sergai.

Sementara itu terkait data ini, sangat diperlukan untuk Kabupaten Deliserdang, karena sebelumnya Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri meminta agar Pemkab Deliserdang (DS) dalam hal ini Dinas Kesehatan bersama Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) dan PT AN (Aquafarm Nusantara) melakukan pendataan terkait ada atau tidaknya warga Deliserdang yang bekerja di perusahaan PT AN.

Pendataan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mencegah klaster atau satu kelompok dengan satu kejadian kesehatan yang sama Covid-19 terjadi di Kabupaten Deliserdang.

Karena tidak menutup kemungkinan bahwasanya warga Deliserdang ada bekerja di PT AN.

Ketika dikonfirmasi Kadis Ketenagakerjaan Kabupaten Deliserdang Binsar TH Sitanggang, apakah pihaknya memiliki data.

Dia menyebutkan, tidak ada dan sebagai punya wilayah adalah Sergai maka biasanya disanalah yang memiliki data by name by address (dengan nama dengan alamat).

Sedangkan ketika dipertanyakan kepada Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang dr Ade Budi Krista terkait apakah Dinas Kesehatan Deliserdang sudah melakukan pelacakan kemungkinan ada warga Deliserdang yang berkerja PT AN.

Kalau sudah berapa orang warga Deliserdang dan ada atau tidak yang terkonfirmasi positif Covid-19.

dr Ade melalui pesan WhatsApp tidak membalas walaupun sudah dibaca.

Sementara juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Deliserdang Haris Binar Ginting mengakui bahwasanya, Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan sudah memanggil sejumlah pejabat termasuk para camat untuk melakukan pelacakan, namun hasilnya belum diketahui.

“Semalam sudah dipanggil semua camat. Datanya itu belum dapat, karena itukan dari Tenaga Kerja harus ditanya, Dinas Kesehatan harus kita tanya dan dari camatnya. Besoklah (datanya) kalau sudah dapat. Berarti baru hari ini orang itu mendatanya,” tandasnya. (a15/a16/a01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2