Waspada
Waspada » Di Aceh Timur, Puluhan Sapi Mati Mendadak
Aceh Headlines

Di Aceh Timur, Puluhan Sapi Mati Mendadak

WARGA melihat seekor sapi yang mati di kebun Desa Karang Inong, Ranto Peureulak, Aceh Timur, baru-baru ini. Waspada/Ist
WARGA melihat seekor sapi yang mati di kebun Desa Karang Inong, Ranto Peureulak, Aceh Timur, baru-baru ini. Waspada/Ist

PEUREULAK (Waspada): Puluhan ekor sapi dikabarkan mati mendadak di Desa Karang Inong, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Diduga, hewan ternak milik warga itu mati akibat diserang penyakit.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kematian sapi mulai terjadi sejak pertengahan bulan Januari lalu.

Hingga pertengahan bulan Februari jumlah sapi yang mati telah mencapai 30 ekor lebih dengan kerugian diatas Rp50 juta.

“Jumlah sapi yang mati mencapai 30 ekor lebih. Ini bukan volume yang kecil dan kami menilai pemerintah perlu menurunkan tim khusus untuk menyelidiki kematian sapi ini,” kata Barmawi, tokoh masyarakat Peureulak, Minggu (21/2).

Dia meminta Dinas Peternakan setempat, segera menugaskan tenaga kesehatan hewan di kecamatan setempat, sehingga kematian sapi tidak berulang.

“Ada mantri hewan di kecamatan yang bisa menangani dan mengambil langkah yang cepat dan tepat dalam penanganan kematian sapi di daerah pedalaman ini,” urai Barmawi.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Timur, Lukman, dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya sapi yang mati, namun jumlah belum diketahui secara persis.

“Besok (hari ini—red) kira akan turunkan tim ke lokasi untuk menelusuri informasi kematian sapi warga ini,” tuturnya.

Busung

Disinggung penyebab kematian, Lukman kembali menambahkan, untuk sementara berdasarkan hasil peninjauan tim keswan ke lokasi penyebab kematian akibat lembabnya kandang pasca banjir awal Januari lalu, sehingga sapi warga menjadi busung hingga berdampak kematian.

“Tetapi tidak tertutup kemungkinan juga, kematian sapi ini akibat mengkonsumsi rumput yang telah diracun. Tapi ini juga masih dugaan sementara. Untuk memastikan penyebab kematian, maka kita akan turunkan tim dari kabupaten dan pejabat yang membidangi,” tutup Lukman. (b11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2