Dapat Perlawanan, 13 Unit Bangunan Tanpa IMB Di Medan Deli Gagal Dirubuhkan

Dapat Perlawanan, 13 Unit Bangunan Tanpa IMB Di Medan Deli Gagal Dirubuhkan

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Alat berat milik Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan dan sejumlah petugas Sat Pol PP Kota Medan gagal merubuhkan 13 unit bangunan tanpa memiliki surat izin mendirikan bangunan (IMB) di Jl. Platina II Lingkungan 5 Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli, Kamis (18/11).

Setelah gagal mengeksekusi bangunan karena mendapat perlawanan dari pemilik bangunan, akhirnya operator alat berat milik Pemko Medan dan petugas Sat Pol PP meninggalkan lokasi dan akan kembali lagi ke lokasi bangunan 7 10 hari kemudian, apabila pemilik bangunan tidak juga mengurus IMB nya.

Pantauan wartawan di lokasi, 1 alat berat dan truk serta puluhan petugas Dinas DPKPPR yang dulunya masih bernama Dinas TRTB, petugas Satpol PP dan petugas Perkim (Perumahan dan Pemukiman) sejak sekira pukul 08.00 WIB sudah berada di lokasi.

Setelah bertemu dengan pengelola/pemilik bangunan bernama Awaluddin alias Awel, terjadi perdebatan dan nyaris ricuh.

Bahkan Awel bergelantungan pada alat berat tersebut sehingga alat berat tidak bisa mengeksekusi bangunan tanpa IMB tersebut. Akhirnya, petugas membatalkan eksekusi perubuhan bangunan tersebut dan meminta pengelola bangunan agar mengurus IMB-nya sekaligus beranjak meninggalkan lokasi.

“Kami amemberikan batas waktu dua atau tiga hari ini kepada pengelola untuk mengurus IMB, jika dalam waktu tersebut mereka belum juga mengurusnya, maka mereka harus membongkar bangunannya sendiri.

Jika nantinya dalam tujuh hari ke depan mereka tidak juga membongkarnya, maka kami yang akan membongkarnya,” sebut Kabid Penegak Peraturan Perundang-Undangan Daerah Kota Medan, Ardhani ketika dikonfirmasi wartawan saat berada di lokasi.

Sewa Lahan

Sementara itu, pemilik 13 unit bangunan Awaludin yang akrab disapa Awel ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa dirinya menyewa lahan milik PT Kereta Api Indonesia selama beberapa tahun dan sudah ada kontraknya.

“Kontraknya ada dan berkekuatan hukum, lahan ini saya bangun dalam bentuk kios untuk meningkatkan UKM di kampung halaman saya oleh sebab itu saya mohon kepada Bapak Walikota Medan untuk menuntun saya bagaimana untuk mengurus bagaimana cara mengurus IMB,” sebut Awel.

Menurut Awel, dirinya sudah pernah beraudiensi ke dinas terkait (Perkim) untuk meminta bagaimana cara mengurus IMB namun bukannya surat untuk meminta audensi yang saya terima, ini malah surat pertama dan ketiga yang saya terima adalah surat perintah pembongkaran.

Setelah gagal melakukan eksekusi karena mendapat perlawanan dari pemilik bangunan tanpa IMB tersebut, sejumlah personil beranjak dari lokasi eksekusi dan akan kembali lagi 10 hari kemudian jika pemilik bangunan belum juga mengurus IMB. (m27)

Waspada/Ist

Awaludin alias Awel, pemilik bangunan tanpa IMB di Jl. Platina 2 Lingkungan 5 Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli bergantung di alat berat untuk menahan laju alat berat setelah berdebat dengan petugas Penegak Peraturan Perundang-Undangan Daerah Kota Medan saat pelaksanaan eksekusi hendak dilakukan, Kamis (18/11).

  • Bagikan