Curi Keramik, Residivis Kambuhan Ditembak

Curi Keramik, Residivis Kambuhan Ditembak

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Seorang residivis kambuhan ditembak oleh personil Reskrim Polsek Percut Seituan beberapa jam setelah mencuri 42 kotak berisi keramik di Jl. PWI Gang Gitar 2 Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan, Jumat (22/10).

Selain menembak dan menangkap tersangka berinisial MJA alias Black Uban ,23, warga Jl. Perhubungan Gang Merpati tanah garapan Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Seituan, polisi juga menangkap dua pelaku lainnya termasuk penadah barang-barang hasil curian berinisial Bur ,40, warga Tanah Garapan Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Seituan dan Tar alias Miji ,27, warga Jl. Sehati Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan.

Dari ketiga pelaku, polisi menyita 42 kotak berisi keramik, 1 unit beca barang tanpa nomor plat polisi, sebilah sangkur dan kunci letter T sebagai barang bukti.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Muhammad Agustiawan menyebutkan, pada Jumat (22/10) sekira pukul 01:00, terjadi aksi pembongkaran kios milik Rena Fetrycia ,41, di Jl. PWI Gang Gitar 2 yang dilakukan oleh tersangka MJA alias Black Uban bersama temannya.

“Dari dalam kios tersebut, tersangka MJA alias Black Uban menggondol 42 kotak berisi keramik dan diangkut dengan menggunakan beca bermotor,” jelas Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, aksi pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh tersangka MJA alias Black Uban ternyata diketahui oleh warga sekitar. Warga pun melaporkan peristiwa tersebut kepada pemilik kios bernama Rena Fitrycia ,warga Jl. Persatuan III.

“Berdasarkan laporan pengaduan dari korban, petugas langsung turun ke lokasi kejadian sekaligus memintai keterangan saksi-saksi. Hasilnya, petugas mengetahui identitas dan ciri-ciri pelaku. Pelaku diketahui berinisial MJA alias Black Uban,” sebut Kapolsek.

Akhirnya, tambah Kapolsek, tersangka MJA alias Black Uban ditangkap saat berada di Cafe Ayu tanah garapan Desa Sampali.

“Selanjutnya tersangka MJA alias Black Uban dibawa petugas untuk memberitahukan dimana keberadaan pelaku lainnya namun di tengah perjalanan, tersangka MJA berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dengan cara menembak kedua kaki pelaku sekaligus melumpuhkannya,” ujar Kapolsek.

Setelah melumpuhkan tersangka MJA, petugas akhirnya meringkus tersangka Tar yang berperan sebagai penadah barang-barang hasil curian.

Dijelaskan Kapolsek, setelah menginterogasi tersangka, akhirnya diketahui bahwa tersangka merupakan residivis yang telah berkali-kali keluar masuk penjara karena berkali-kali melakukan tindak pidana pencurian, perampokan dan tindak kekerasan lainnya sesuai dengan 7 laporan pengaduan (LP) di Polsek Percut Seituan dari sejumlah korban yang diduga melibatkan tersangka MJA sebagai pelakunya.

“Tersangka MJA merupakan residivis yang 4 kali divonis dan menjalani hukuman di Rumah Tahanan Negara (Rutan) yakni pada tahun 2015, 2017, 2018 dan 2019 karena berbagai tindak kriminal,” pungkas Kapolsek.(m27)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Kapolsek Percut Seituan Kompol Muhammad Agustiawan mengintrogasi tersangka MJA alias Black Uban, residivis yang berkali-kali melakukan tindak pidana di wilayah hukum Polsek Percut Seituan, Jumat (22/10).

  • Bagikan