Bus Mogok Sebabkan Kemacetan Panjang Di Jalinsum P.Siantar - Medan - Waspada

Bus Mogok Sebabkan Kemacetan Panjang Di Jalinsum P.Siantar – Medan

  • Bagikan

SIMALUNGUN (Waspada): Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Pematangsiantar – Medan, di seputar kawasan jembatan Sigagak, perbatasan antara Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, mengalami kemacetan parah hingga  menimbulkan antrean panjang mencapai 1 kilometer, Minggu (26/9) sekira pukul 18.30 hingga pukul 22.00 Wib, tadi malam.

Informasi diperoleh menyebutkan, kemacetan disebabkan 1 unit mobil bus mengalami kerusakan atau mogok diseputar tanjakan Simpang Sigagak, sehingga ratusan unit kenderaan truk dan pribadi baik yang datang dari Kota Pematangsiantar dan sebaliknya menumpuk terjebak dalam antrean panjang.

Hang Tuah warga Medan yang ikut terjebak dalam antrean panjang itu, menyebutkan kemacetan luar biasa panjang, lebih dari satu kilometer. Dia dan rekannya datang dari arah kota Pematangsiantar dan hendak menuju pulang ke Medan.

” Luar biasa panjang macetnya. Sudah satu jam masih berjalan 15 meter saja,” ujar Hang Tuah, kepada Waspada sekira pukul 21.15, tadi malam.

Di lapangan, beberapa petugas lalu lintas mengarahkan pengendara untuk tetap mengikuti jalur agar tidak terjadi kemacetan lebih parah.

Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendrik F Aritonang yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya satu unit bus Paradep yang rusak yang menjadi penyebab kemacetan panjang di jalur P.Siantar – Medan, seputar jembatan Sigagak.

” Maaf baru balas, baru selesai dari jembatan Sigagak. Penyebab kemacetan adanya bus Paradep yang rusak,” sebut AKP Hendrik F Aritonang, sekira pukul 23.55 Wib.(a27)..

Ket.gbr: Ratusan kenderaan terjebak macet di jalinsum P.Siantar – Medan, akibat 1 unit bus Paradep rusak di jalan, tepatnya di seputar Jembatan Sigagak, perbatasan Kota Siantar – Simalungun, Minggu (26/9) malam.(Waspada/HTJS).

Ket.gbr: Petugas lalin sedang mengarahkan pengendara agar tetap dalam jalur agar tidak menimbulkan kemacetan lebih parah.(ist).

  • Bagikan