Bunga Bangkai Tidak Bisa Diatur - Waspada

Bunga Bangkai Tidak Bisa Diatur

  • Bagikan
BUNGA Bangkai yang tumbuh di belakangan rumah warga di Gang Pantai, Jalan Kartini, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Waspada/Sapriadi
BUNGA Bangkai yang tumbuh di belakangan rumah warga di Gang Pantai, Jalan Kartini, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Pertumbuhan dan perkembangan bunga bangkai tidak bisa diatur, karena kondisi alam, iklim dan zat tanah sangat mempengaruhi.

Kabid Tanaman Pangan dan Agrikultura Dinas Pertanian Asahan Sudi Widada, saat berbincang dengan Waspada, Jumat (18/6), menjelaskan secara umum terkait tumbuhnya bunga bangkai di belakang rumah warga, Gang Pantai, Jalan Kartini, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat, menjelaskan bahwa bunga bangkai tidak bisa tumbuh sembarangan, namun harus ada kesesuaian iklim dan keadaan tanah.

“Secara umum bunga bangkai ini tidak bisa diatur, secara umum dirinya yang memilih dimana dia akan tumbuh,” kata Sudi.

Sudi mengatakan, untuk bunga bangkai bisa dikatakan sejenis umbian, namun untuk iklim dan kadar tanahnya sangat mempengaruhi.

“Seperti kelembaban udara, zat tanah sangat mempengaruhi pertumbuhan bunga bangkai, sehingga tanaman ini tidak semua tempat bisa tumbuh,” jelas Sudi.

Sudi juga menjelaskan, bahwa umbinya sebelum tumbuh bisa bertahan didalam tanah cukup lama, dan tumbuh dengan usia mencapai enam bulan, sedangkan untuk bunga bertahan hingga dua minggu sampai sebulan.

Namun ada juga bunga bangkai gagal berbunga karena kondisi alam.

“Tanaman ini juga tidak mau tumbuh di sinar matahari hari langsung, namun hanya membutuhkan 60 persen saja, jadi tempatnya bisa dikatakan teduh, ” kata Sudi.

Spora

Disinggung dengan penyebaran bunga bangkai, Sudi mengatakan bahwa bibit ini berbentuk spora yang dibawa hewan atau angin, sehingga menyebar dan memilih wilayah yang bisa tumbuh.

“Kita tidak bisa prediksi dimana bunga ini bisa tumbuh, karena secara umum bunga ini memilih tempat sendiri untuk tumbuh, ” kata Sudi.

Oleh sebab itu, bunga ini cukup sulit untuk dibudidayakan, karakter tanaman ini tidak bisa diatur, sehingga tanaman ini menjadi langka.

“Inilah kelebihan bunga ini, sehingga bunga ini dikategorikan tanaman langka,” kata Sudi. (a19/a20)

  • Bagikan