BPN Aceh Tamiang Menuju WBK Dan WBBM - Waspada

BPN Aceh Tamiang Menuju WBK Dan WBBM

  • Bagikan
KEPALA BPN Kabupaten Aceh Tamiang, Ramli saat menandatangani piagam deklarasi zona integritas menuju WBK dan WBBM di kantor BPN Aceh Tamiang, Selasa (28/7). Waspada/Yusri
KEPALA BPN Kabupaten Aceh Tamiang, Ramli saat menandatangani piagam deklarasi zona integritas menuju WBK dan WBBM di kantor BPN Aceh Tamiang, Selasa (28/7). Waspada/Yusri

KUALASIMPANG (Waspada): Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Tamiang mulai melaksanakan pencanangan eksternal pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam rangkaian kegiatan pencanangan eksternal zona integritas di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Aceh Tamiang yang dilaksanakan pada Selasa (28/7) ditandai dengan penandatangan piagam deklarasi zona integritas oleh Kepala BPN Aceh Tamiang, Ramli, SH, MH dan disaksikan Dr Yuliandi, SSit, MH selaku Kabag Tata Usaha (TU) BPN Provinsi Aceh serta jajaran perwakilan Forkompinda Aceh Tamiang.

Bupati Aceh Tamiang yang diwakili Asisten Pemerintah Setdakab Aceh Tamiang, Zulfiqar, SP mengatakan, bahwa pemerintah daerah sangat mendukung terhadap Pencanangan Eksternal Pembangunan Zona Integritas ini.

“Kami mengapresiasi serta mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari kesungguhan institusi Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Aceh Tamiang, dalam mengukuhkan diri untuk mencegah terjadinya korupsi disertai dengan upaya untuk mewujudkan WBK-WBBM,” ujarnya.

Dijelaskannya, zona integritas merupakan predikat yang diberikan instansi pemerintah yang berkomitmen mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Tentunya, dalam mewujudkan hal ini tidak semudah yang dibayangkan, diperlukan upaya dan langkah strategis pencapaiannya, melalui komitmen pemerintah dan seluruh pegawai, kemudahan pelayanan, program yang menyentuh masyarakat, monitoring dan evaluasi berkelanjutan serta strategi komunikasi guna memastikan aktivitas dan inovasi yang dilakukan diketahui oleh masyarakat,” sebut Zulfiqar.

Karena itu, melalui pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM ini menjadi momentum dalam membangun semangat kebersamaan untuk bergerak dan mencapai tujuan bersama.

“Melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik sehingga kedepan predikat WBM dan WBBK dapat diraih,” harap Zulfiqar yang akrab disapa Ulung.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh, DR Yuliyandi, SSiT, MH, menyampaikan, bahwa tanah adalah bagian dari pemersatu bangsa dan saat ini sudah ada dua Kantor Pertahanan di Aceh yang berhasil meraih dua predikat WBK yaitu Kantor Pertanahan Kota Langsa dan Aceh Timur.

Yuliyandi berharap semoga dapat mempertahankan prestasi tersebut dan untuk tahun ini juga ada dua Kantor Pertahanan di Aceh yang lolos meraih Wilayah Bebas Korupsi yaitu Aceh Besar dan Kota Lhokseumawe.

“Dengan adanya zona integritas ini diharapkan dapat melayani masyarakat dengan lebih baik lagi sehingga masyarakat mengetahui bahwa BPN ini ada untuk melayani masyarakat dalam mengurus soal pertanahan, karena memang seyogyanya tugas ASN adalah melayani masyarakat”, demikian jelas Yuliandi. (b15)

  • Bagikan