Waspada
Waspada » BNNP Sumut Bakar 8 Hektar Ladang Ganja
Headlines

BNNP Sumut Bakar 8 Hektar Ladang Ganja

PERSONEL gabungan saat mencabuti pohon ganja sebelum dimusnahkan dengan cara dibakar. BNNP Sumut bakar 8 hektar ladang ganja siap panen di pegunungan Desa Banjar Lancar, Kec. Panyabungan Timur, Kab. Madina, Rabu (10/6) siang hingga petang. Waspada/Ist
PERSONEL gabungan saat mencabuti pohon ganja sebelum dimusnahkan dengan cara dibakar. BNNP Sumut bakar 8 hektar ladang ganja siap panen di pegunungan Desa Banjar Lancar, Kec. Panyabungan Timur, Kab. Madina, Rabu (10/6) siang hingga petang. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Nasional Provinsi atau BNNP Sumut bakar 8 hektar ladang ganja siap panen.

BNNP Sumut bakar 8 hektar ladang ganja yang berlokasi di pegunungan Desa Banjar Lancar, Kec. Panyabungan Timur, Kab. Madina, Rabu (10/6) siang hingga petang.

“Pemusnahan ladang ganja seluas 8 hektar dengan berat 8 ton itu kerjasama BNNP dengan Polres Madina dan Kodim 0212 Tapsel,” kata Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Atrial SH, Kamis (11/6).

Dijelaskan, Rabu sekira pukul 07:00 WIB saya bersama Kabid Pemberantasan Narkoba Kompol Pol Sempana Sitepu, BNNK Madina, BNNK Tanjungbalai.

Serta aparat TNI dan Polri (Tim 1) menuju ke lokasi pertama Gunung Tujuh, Desa Banjar Lancat dengan jarak tempuh 6 jam berjalan kaki.

“Di lokasi ditemukan ladang seluas 4 hektar yang ditanami 4.000 pohon ganja dengan berat 4 ton,” kata Brigjen Atrial.

Selanjutnya, Tim 2 bergerak ke pegunungan Tor Sihite, Desa Banjar Lancat dan ditemukan ladang seluas 2 hektar, yang juga ditanami 2000 batang pohon ganja siap panen dengan berat 2 ton.

Tim 3 bergerak ke pegunungan Desa Suroboyan dan ditemukan 2 ladang seluas 2 hektar dan ditanami 2000 pohon ganja seberat 2 ton.

“Setibanya kami (Tim1,2,3) di lokasi, langsung dilakukan pencabutan seluruh pohon ganja. Selanjutnya barang haram tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar,” katanya

“Sekitar 10 pohon ganja kita sisihkan untuk dijadikan barang bukti. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pemilik ladang dan pohon ganja itu,” kata Atrial.

Menurutnya, pengungkapan ladang ganja seluas 8 hektar ini merupakan hasil informasi dari masyarakat.

Sehingga BNNP Sumut, TNI dan Polri langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan hingga menemukan ladang ganja ini.

“Dari informasi yang kita dapat di lapangan, masih ada lokasi lain yang ditanami ganja oleh. Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan kembali untuk mengungkap ladang ganja yang lain,” pungkasnya. (m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2