Berkas Kasus Pembunuhan Wartawan Segera Dilimpahkan Ke Otmil - Waspada

Berkas Kasus Pembunuhan Wartawan Segera Dilimpahkan Ke Otmil

  • Bagikan
PANGDAM I/BB Mayjen TNI Hassanudin didampingi Asintel Kodam I/BB Kolonel Inf A Panjaitan dan Dan Pomdam I/BB Kolonel CPM Anggiat Napitupulu saat memaparkan hasil penyidikan terhadap empat oknum TNI yang terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang wartawan di markas Pomdam I/BB, Selasa (27/7). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
PANGDAM I/BB Mayjen TNI Hassanudin didampingi Asintel Kodam I/BB Kolonel Inf A Panjaitan dan Dan Pomdam I/BB Kolonel CPM Anggiat Napitupulu saat memaparkan hasil penyidikan terhadap empat oknum TNI yang terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang wartawan di markas Pomdam I/BB, Selasa (27/7). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin menegaskan pihaknya tetap komit dan transparan dalam mengusut kasus pembunuhan terhadap Marshal Harahap, wartawan media online yang melibatkan sejumlah oknum TNI. Berkas acara pemeriksaan (BAP) segera dilimpahkan ke Oditur Militer (Otmil).

“Saya tidak pandang bulu. Para pelakunya akan ditindak tegas,” tegas Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Selasa (27/7) usai memaparkan perkembangan hasil penyidikan terhadap sejumlah oknum TNI yang terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Marshal Harahap yang terjadi pada Jumat (18/6) di Kabupaten Simalungun.

Pangdam I/BB menambahkan, kemungkinan besok BAP dan empat tersangka oknum TNI yang terlibat akan diserahkan ke Otmil termasuk serah terima tersangka dan barang bukti seperti senjata api, amunisi, magazen dan kendaraan bermotor. Empat tersangka oknum TNI yang diamankan karena terlibat pembunuhan dan penyalahgunaan senjata api rakitan ilegal dan amunisi ilegal itu berinisial DE, PMP dan LS serta AS selaku tersangka utama.

“Kita sudah siap melimpahkan ini ke Oditur Militer maka kita serahkan terhadap otoritas pengadilan militer nantinya, kita sama sama menunggu keputusan sidang nantinya, kita kawal bersama sama,” tutur Pangdam saat hendak beranjak dari markas Pomdam I/BB.

Seperti diketahui sebelumnya, Marsal Harahap tewas ditembak di Jalan Huta VII, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Malinggas, Kabupaten Simalungun, Jum’at (18/6). Pembunuhan diotaki salah satu pemilik tempat hiburan malam berinisial S, 57, dengan memberikan upah Rp15 juta kepada oknum TNI berinisial AS. (m27)

  • Bagikan