Waspada
Waspada » Beredar Video Seorang Ibu Menangis Kehilangan Tulang Sumsum Anaknya 
Headlines

Beredar Video Seorang Ibu Menangis Kehilangan Tulang Sumsum Anaknya 

MEDAN (Waspada): Beredar luas di media sosial video seorang ibu menangis karena kehilangan tulang sumsum belakang anaknya.

Dalam video yang ditayangkan di akun pemilik rental bus pariwisata itu seorang ibu yang duduk di depan anaknya yang terbaring lemas di tempat tidur.
Dia tampak meraung menangisi anaknya yang sudah tidak memiliki tulang sumsum.
 
Di video itu juga terlihat judul yang menuduh yang mengambil tulang sum-sum anaknya saat di rawat di sana beberapa waktu lalu.
 
Bahkan video membubuhkan tulisan “kejam sekali mereka” ini telah di tonton ribuan warganet
 
Saat dikonfirmasi ke  Kasubag Humas RSUPHAM Rosario D Simanjuntak bahwa ia mengatakan pasien itu datang ke RS kondisinya sudah tidak baik, yakni dengan penurunan kesadaran, gizinya juga buruk.
 
Di rumah sakit, katanya dilakukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui diagnosa pasien, yaitu pemeriksaan cairan saraf.
Ini pengambilan sampel cairan saraf melalui tulang belakang. Dari Hasilnya itu baru bisa tau obat apa yang akan diberikan

Donatur

“Pasien tidak punya BPJS jadi selama di RS kami carikan donatur. Semua biaya ditanggung sama donatur. Nah selama dirawat di Rumah sakit, kondisi pasien membaik. Pasien sudah bisa buka mata
dan Berat badan naik.Masuk kategori stabil. Jadi bisa pulang berobat jalan, tapi tetap diingatkan untuk kontrol poli,” katanya.
 
Setelah itu dikatakannya, mereka tidak datang lagi jadi mereka  pikir masih gratis, sementara BPJS tidak  diurus.
 
Lanjutnya, semua pasien anak dan dewasa untuk menegakkan diagnosa gangguan saraf diotak adalah dengan melakukan pemeriksaan cairan dari sumsum tulang. Yang diambil sampel cairannya untuk diperiksa di lab. Semua  ditegaskannya tindakan pakai persetujuan orgtua.
 
“Ini tahun lalu, sekitar september atau Oktober. Kita sebenarnya kecewa sekali. Selama di RS kita bantu carikan donatur, karena  mereka tidak punya BPJS. Anaknya pulang juga  sudah dalam kondisi yang membaik, sudah bisa buka mata, dan berat badan sudah naik,” ucapnya.
Sambil berkata  heran Karena yang justru muncul beritanya tidak mengenakkan dan jelas pihaknya kecewa.(cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2