Waspada
Waspada » Bentrok Antar Pendukung Paslon Di Pakpak Bharat Sudah Diinformasikan Pada Kapolri
Headlines

Bentrok Antar Pendukung Paslon Di Pakpak Bharat Sudah Diinformasikan Pada Kapolri

Anggota Komisi II DPR RI dari F PDIP Junimart Girsang (Waspada/Andy Yanto Aritonang )

JAKARTA (Waspada) Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F PDIP) Junimart Girsang mengakui dirinya sudah menginformasikan kepada Kapolri soal peristiwa bentrok antar kubu pendukung pasangan calon (paslon) kepala daerah di Pakpak Bharat

“ Situasi di Pakpak Bharat ini juga sudah saya informasikan langsung kepada Kapolri dan Kabareskrim,” ujar Junimart Girsang kepada Waspada, Selasa (1/12) melalui komunikasi WhatsApp, saat diminta tanggapannya terkait terjadinya bentrok antar kubu pendukung paslon Bupati Pakpak Bharat di sejumlah kawasan di Kabupaten Pakpak Bharat, pada Senin malam (30/11).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut III ini menilai Kapolres Pakpak Bharat tidak antisipatif untuk menyikapi dinamika yang terjadi di masyarakat menyangkut fanatisme para pendukung Paslon.

Disebutkan sebelumnya juga sudah beberapa kali terjadi keributan, bahkan perbuatan kriminal antar pendukung paslon.

Karena itu, menurut Junimart Girsang, Kapoldasu sudah harus turun tangan langsung bersikap terhadap situasi di Pakpak Bharat ini.

Kerawanan dan gesekan-gesekan di masyarakat dalam rangka Pilkada ini diakui Junimart sudah disampaikannya langsung kepada Kapoldasu untuk diantisipasi, khususnya di Kabupaten Simalungun, Karo dan Pakpak Bharat.

Pada kunjungan kerja (kunker) Komisi II DPR, dua minggu yang lalu, di pendopo GUBSU dengan Junimarta menyarankan adanya Penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) Satuan BRIMOB, antara 3-5 Peleton ke tiga Kabupaten ini.

“ Dua hal yang saya sampaikan pada waktu kunker tersebut yaitu pengawasan terhadap pelaksanaan Prorokol Kesehatan (Prokes) dan Keamanan terhadap masyarakat dalam rangka Pilkada tanggal 9 Desember 2020. Sikap-tindakan brutalisme harus diproses secara hukum,” pungkas Junimart Girsang.

Sebagaimana diberita www.waspada.id keributan terjadi di Desa Bulu Telang, Kecamatan Tinada, Desa Traju, Kecamatan Siempat Rube, Dusun Sosor, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak dan di lokasi lainnya.
Akibat keributan tersebut, sejumlah orang luka-luka, bahkan ada yang diduga terkena senjata tajam serta sejumlah kenderaan roda empat dan roda dua juga mengalami kerusakan.Keributan pertama terjadi di Desa Bulu Tellang, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat. Di lokasi ini satu unit mobil dirusak sedangkan pengemudinya, Parulian Banurea, 54, warga Desa Tinada, Kec.Tinada mengalami penganiayaan hingga terpaksa dirawat di RSUD Salak. (J05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2