Waspada
Waspada » BC Musnahkan Bawang Merah Asal Myanmar Dan Pinang
Headlines

BC Musnahkan Bawang Merah Asal Myanmar Dan Pinang

KEPALA Kantor Bea dan Cukai Belawan Tri Utomo Hendro Wibowo dan sejumlah pejabat Polri/TNI, Kejaksaan Negeri Belawan dan Karantina Pertanian membakar bawang dan buah pinang eks milik negara, Rabu (10/2) di Belawan. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KEPALA Kantor Bea dan Cukai Belawan Tri Utomo Hendro Wibowo dan sejumlah pejabat Polri/TNI, Kejaksaan Negeri Belawan dan Karantina Pertanian membakar bawang dan buah pinang eks milik negara, Rabu (10/2) di Belawan. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

BELAWAN (Waspada): Kantor Pengawasan  dan Pelayanan Bea dan Cukai  (BC) Tipe Madya Pabean Belawan memusnahkan 643 ribu kilogram bawang merah asal Negara Myanmar  dan 20 ribu kilogram buah pinang di tempat penimbunan pabean PT Artha Samudera Kontindo Belawan, Rabu (10/2).

Pemusnahan dengan cara dibakar itu diperkirakan telah menyelamatkan uang negara sebesar Rp 257 juta lebih.

Barang-barang yang dimusnahkan tersebut berada di 22 kontainer yang berisi 643 ribu kilogram bawang merah asal Myanmar dan 1 kontainer berisi pinang sebanyak 20 ribu kilogram dari Indonesia.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Belawan Tri Utomo Hendra Wibowo menyebutkan, pemusnahan dilakukan karena komoditi bawang mengandung penyakit serta mempercepat penggunaan kontainer  yang menipis di masa pandemi Covid-19.

“Pemusnahan juga dilakukan untuk membatasi komoditi pangan karena telah melebihi kuota impor sehingga menyelamatkan hasil panen petani lokal,” sebut Tri Utomo.

Dijelaskan Tri Utomo, terdapat 3 perusahaan yang mendapat sanksi administratif untuk diproses kepabeanan dalam pemusnahan ini pungutan negara atas bawang merah dan pinang yang dimusnahkan / mencapai lebih Rp 257 juta lebih.

Pemusnahan Bawang yang masuk dalam kategori barang tidak dikuasai dan buah pinang eks barang sitaan negara selanjutnya ditimbun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan.(m27).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2