Banjir Melanda Permukiman Warga Di Batangtoru - Waspada

Banjir Melanda Permukiman Warga Di Batangtoru

  • Bagikan
BANJIR melanda sejumlah permukiman warga di Dusun Bina Sari, Desa Hapesong Baru, Rabu (10/3), Pukul 17:00 hingga 20:00 wib malam. Waspada/Ist
BANJIR melanda sejumlah permukiman warga di Dusun Bina Sari, Desa Hapesong Baru, Rabu (10/3), Pukul 17:00 hingga 20:00 wib malam. Waspada/Ist

 

BATANGTORU (Waspada) : Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan mengakibatkan banjir melanda permukiman warga di Dusun Taman Sari, Desa Hapesong Baru, Rabu (10/3), Pukul 17:00 hingga 20:00 wib malam.

Banjir dengan ketinggian sekitar 100 cm itu menggenangi permukiman warga yang berbatasan dengan sungai Batangtoru di kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi kepada waspada dari wargaTaman Sari, M Nor Caniago, 46, mengatakan, lokasinya juga berada di wilayah PTPN 3 Perkebunan Batangtoru.

Lokasi ini memang berbatasan dengan sungai Batangtoru, permukaannya meluap akibat hujan deras sejak sore tadi.

Belasan rumah warga terendam air hingga memasuki bagian dalam rumah pada ketinggian hingga satu meter.

Beberapa ruas jalur setapak menghubungkan antar-permukiman warga di sana tak dapat dilalui kendaraan bermotor lantaran terputus akibat genangan air.

Ternak ayam warga banyak hanyut.

Warga yang hendak melintas terpaksa memutar balik kendaraan ataupun memarkir jauh motor mereka.

Jalan pada permukiman itu memang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Caniago mengatakan, terdapat belasan kepala keluarga (KK) dengan jumlah puluhan jiwa yang terkena dampak banjir itu.

Apalagi semakin maraknya galian c diduga ilegal di sungai Batangtoru, tepian sungai makin melebar dan digerus alat berat.

Namun demikian, belum ada warga yang mengungsi akibat banjir.

Warga yang kawasannya direndam air cukup tinggi hanya mengevakuasi kendaraan bermotor mereka di daerah lain yang lebih tinggi.

Caniago melanjutkan, hanya hujan deras secara berkelanjutan yang mengakibatkan kawasan tersebut terendam banjir.

“Kalau di sini biasanya asal hujan deras dan bertubi-tubi, baru akan terjadi banjir,” ujar dia.

Menurutnya, hujan yang turun satu jam pun jika deras bisa menyebabkan banjir, bergantung pada keadaan permukaan air sungai Batangtoru.

Rumahnya memang terletak berdekatan dengan sungai kecil tersebut.

“Yang paling merugikan itu kalau lumpurnya masuk ke dalam rumah,” jelas Caniago.

Terpisah, Kepala BPBD Tapanuli Selatan, Ilham Suhardi SH, MH kepada waspada mengatakan, agar pada saat musrenbang kecamatan kades memasukkan saran agar dapat dikerjakan dengan APBD.

“Apa lagi sudah puluhan tahun dan dampak  berulang-ulang kalau musim hujan,”ujar Ilham. (a38)

  • Bagikan