Waspada
Waspada » Banjir Bandang Di Palas, 6 Rumah Hanyut, 2 Rusak Berat
Headlines Sumut

Banjir Bandang Di Palas, 6 Rumah Hanyut, 2 Rusak Berat

WARGA beramai-ramai membantu membersihkan material tanah dan kayu yang terseret arus sungai di sekitar kediaman warga desa Pintu Padang kecamatan Ulu Barumun, kabupaten Padanglawas. Waspada/Idaham Butar Butar
WARGA beramai-ramai membantu membersihkan material tanah dan kayu yang terseret arus sungai di sekitar kediaman warga desa Pintu Padang kecamatan Ulu Barumun, kabupaten Padanglawas. Waspada/Idaham Butar Butar

 

PALAS (Waspada): Banjir bandang di Padanglawas (Palas), 6 unit rumah warga di desa Pintu Padang kecamatan Ulu Barumun hanyut terseret arus sungai Sinadoras, dan 2 unit rumah rusak parah.

Menurut keterangan warga kepada waspada, Sabtu (13/3), kejadian sekitar pukul 09:00, Jum’at (12/3) malam tiba-tiba saja sungai Sinadoras yang melintasi desa Pintu Padang kecamatan Ulu Barumun meluap, bahkan menghanyutkan material lumpur dan potongan berbagai macam kayu.

Menurut kepala desa Pintu Padang, Julpan Daulay, adapun korban yang kediamannya hanyut terseret arus sungai Sinadoras termasuk rumah kediaman Elida Simamora, yang merupakan rumah milik Riswan, rumah Rahmad HRP dan kediaman Meli Daulay yang masih milik Samsinar daulay.

Serta rumah kediaman Samsidar Daulay, Irpan Daulay dan kediaman Awaluddin Hasibuan.

Dan semuanya merupakan rumah kayu berlantai semen.

Akibat luapan air sungai yang tiba-tiba datang semua barang tidak ada yang bisa diselamatkan.

Termasuk pakaian, perabot dan peralatan brumah tangga maupun surat berharga.

Selain itu, dua unit rumah juga rusak berat akibat terjangan arus sungai yang membawa material tanah dan potongan kayu.

Seperti Meli Daulay, 45, janda anak satu, dimana rumah milik Samsinar Daulay yang ditempatinya rumah kayu berlantai semen berukuran 7 meter X 5 meter itu yang kini tinggal bekas lantai semen.

Kata Meli saat kejadian hanya anaknya Bahren Rangkuti tinggal di rumah, ia kebetulan lagi di rumah kerabat.

“Tidak ada sedikitpun barang yang bisa terselamatkan karena banjir datang tiba-tiba, bahkan uang simpanannya Rp1,300,000 juga ikut digulung atur sungai Sinadoras” kata Mely sambil mengusap air mata.

Wakil Bupati Padanglawas, drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, MSi begitu mendapatkan informasi langsung turun bersama BPBD dan dinas Sosial serta TNI-POLRI. (a30)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2