Waspada
Waspada » Banggar Dewan Soroti Aset Daerah Dan Kapal Cepat Rugikan Daerah
Aceh Headlines

Banggar Dewan Soroti Aset Daerah Dan Kapal Cepat Rugikan Daerah

BERLANGSUNGNYA sidang dewan di Aula Paripurna Gedung DPRK, Desa Kampong Baru, Singkil Utara. Waspada/Arief H
BERLANGSUNGNYA sidang dewan di Aula Paripurna Gedung DPRK, Desa Kampong Baru, Singkil Utara. Waspada/Arief H

SINGKIL (Waspada): Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Aceh Singkil menyoroti persoalan aset tanah Pemkab Aceh Singkil yang sampai saat ini masih banyak belum memiliki sertifikat.

Banggar juga menyampaikan, mengenai penatausahaan seluruh aset daerah, Pemkab Aceh Singkil yang dinilai masih belum tertib.

Termasuk kendaraan dinas Pemkab Aceh Singkil yang juga tidak memiliki dokumen kepemilikan, kata H Bainuddin Ondo saat menyampaikan laporan Badan Anggaran (Banggar), pada Rapat pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBK Aceh Singkil tahun anggaran 2019.

Rapat pembahasan Raqan APBK Aceh Singkil 2019 dipimpin Ketua Dewan Hasanudin Aritonang, berlangsung di Aula Paripurna Gedung Dewan setempat, Jumat (28/8).

Bainuddin menyebutkan, selain tidak memiliki dokumen kepemilikan, banyak kendaraan dinas Pemkab Aceh Singkil penggunaannya tidak sesuai aturan serta sebagian tidak jelas keberadaan fisik kendaraannya.

Termasuk dokumen izin operasional Kapal Cepat KM Thailand tahun 2019 yang sampai saat ini juga belum tuntas, sehingga belum bisa beroperasi dan merugikan keuangan Pemkab Aceh Singkil.

Kami minta pihak eksekutif dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut dan membuat fakta integritas dalam penyelesaian aset Pemkab Aceh Singkil tersebut.

Dalam kesempatan itu dewan juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Singkil atas laporan keuangan tahun anggaran 2019, mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI selama empat tahun berturut, 2016, 2017, 2018 dan 2019.

Disebutkannya, realisasi Pendapatan Daerah (PD) pada Rancangan Qanun (Raqan) APBK Aceh Singkil tahun 2019 mencapai Rp897,705,948,880,42.

Dengan jumlah realisasi tersebut telah disepakati bersama oleh Badan Anggaran (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) Aceh Singkil.

Silpa Tahun 2019

Dalam laporan Banggar tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp45,264,588,433,92.

Sementara pendapatan transfer dari dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil bukan pajak SDA, DBHCT, DAU, DAK, Otsus, Dana Penyesuaian/tranfer dana desa dari APBN dan Pendapatan bagi hasil pajak dari Provinsi terhimpun mencapai Rp822,001,583,587,69.

Lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp30,439,776,858,81.

Kemudian realisasi belanja dan transfer sebesar Rp887,686,083,509,00.

Sementara total pendapatan tahun anggaran 2019 ditambah total pembiayaan bersih anggaran tahun 2019 sebesar Rp910,994,029,452,92.

Dikurangi total realisasi belanja dan transfer Rp887,686,083,509,00.

Maka total dana silpa tahun 2019 sebesar Rp23,307,945,942,94. (b25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2