Waspada
Waspada » Atlet 40 Cabor Divaksin Covid-19
Headlines Olahraga

Atlet 40 Cabor Divaksin Covid-19

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pesepak bola Timnas sepak bola U-23 Miftahul Hamdi (kiri) di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (26/2/2021). Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan vaksinasi COVID-19 perdana kepada insan olah raga nasional dengan menyasar 820 orang, termasuk atlet, pelatih dan tenaga kesehatan dari 40 cabang olahraga (cabor). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

JAKARTA (Waspada): Atlet, pelatih dan tenaga pendukung dari 40 cabang olahraga telah menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Penyuntikan vaksin dilakukan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (26/2).

Sebanyak 40 cabang olahraga yang menerima vaksin Covid-19 tahap awal merupakan mereka yang dijadwalkan mengikuti beberapa kejuaraan single event maupun multi event dalam waktu dekat seperti All England, turnamen pramusim Piala Menpora, dan Olimpiade Tokyo.

“Vaksin hari ini yang didahulukan adalah mereka yang di Pelatnas maupun yang bersiap kegiatan turnamen pertandingan dalam waktu dekat seperti sedang bersiap ke Olimpiade Tokyo dan SEA Games,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

“Nanti kami juga akan perluas kepada para atlet kita yang tersebar di 34 provinsi yang sudah bersiap untuk ke Pekan Olahraga Nasional (PON),” kata dia menambahkan.

Sebanyak 40 cabang olahraga yang menerima vaksin pada Jumat antara lain bulutangkis, sepakbola, angkat besi, atletik, renang, bola basket, balap sepeda, dan National Paralympic Committee (NPC).

Zainudin berharap dengan vaksin ini dapat memberi proteksi kepada para atlet dan pelatih, serta meningkatkan rasa percaya diri mereka di situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Vaksin ini diupayakan supaya mereka lebih percaya diri, tidak ada rasa takut dan keraguan. Tapi tetap mereka harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Perenang Indonesia, I Gede Siman Sudartawa yang menjadi salah satu penerima vaksin tahap pertama berterima kasih kepada pemerintah yang telah memprioritaskan para atlet untuk mendapatkan vaksinasi. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tak takut divaksin.

“Ayo semuanya tidak perlu takut divaksin. Saya yang sudah divaksin tidak merasakan gejala apa-apa, semuanya aman. Mari divaksin demi kesehatan kita bersama,” tutur Siman.

Sprinter Lalu Muhammad Zohri mengatakan tak ragu untuk divaksin. Efek penyuntikan yang dirasakannya pun hanya pegal-pegal. “Setelah vaksin merasa pegal sedikit, cuma tidak terlalu sakit. Tapi biasa saja tidak takut begitu, sih,” ungkap Zohri.

Hal senada disampaikan pebulutangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian. Ia mengaku tak merasakan apa-apa setelah menerima vaksin Covid-19.

“Alhamdulillah tidak ada gejala sama sekali. Kami juga tidak takut karena kami percaya dan ingin pandemi ini cepat berakhir dengan menyukseskan program vaksin ini,” ucap Fajar.

“Dan buat masyarakat Indonesia jangan takut divaksin karena vaksin ini salah satu cara untuk melawan Covid-19. Tetap jaga protokol kesehatan,” kata dia menambahkan.

Pemerintah membidik sekira 5.000 orang, termasuk atlet, ofisial dan tenaga pendukung untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Atlet dan pelatih lainnya yang belum divaksin akan dilanjutkan di Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) Cibubur, tempat Pelatnas cabang olahraga atau daerah masing-masing.

Untuk vaksinasi bagi atlet daerah, Menpora mengatakan akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kemudian Kemenkes nantinya akan menyampaikan ke Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten dan kota tempat para atlet tinggal. (m18/ant)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2