Waspada
Waspada » APMPD Samosir Kepung Kantor DPRD Samosir
Headlines Sumut

APMPD Samosir Kepung Kantor DPRD Samosir

MASSA APMPD Samosir geruduk kantor DPRD Samosir. Waspada/Tumpal Sijabat
MASSA APMPD Samosir geruduk kantor DPRD Samosir. Waspada/Tumpal Sijabat

SAMOSIR (Waspada): APMPD Samosir kepung kantor DPRD Samosir. Masyarakat Samosir Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Demokrasi (APMPD), mengepung gedung DPRD Samosir, Rabu (23/9) di Kompleks Perkantoran Pemkab Samosor di Parbaba.

APMPD Samosir kepung kantor DPRD Samosir untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD dengan Bawaslu dan KPU Samosir, terkait laporan massa APMPD ke DPRD yang menyampaikan bukti ijazah Paslon Wakil Bupati Martua S.

Aksi dorong massa APMPD dengan pihak Kepolisian yang mengawal aksi itu nyaris adu jotos, namun berkat kesabaran pihak Keamanan, benturan fisik dapat dihindari.

Orator aksi Amri Simbolon, Suganda, Jautir Simbolon mendesak KPU Samosir membatalkan pencalonan Bakal Calon Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang dari pasangan Balon Bupati Vandiko T Gultom.

Hal ini disampikan Jautir Simbolon kepada Ketua DPRD Saut M Tamba, Wakil Ketua Nasip Simbolon, Anggota DPRD Renaldi Naibaho dan lainnya.

Massa APMPD ini datang menggunakan truk yang dilengkapi sound sistem dan membawa spanduk.

Dengan oratornya, massa aksi membeberkan sejumlah tuntutan dan kecurangan berkas ijazah SMA Martua Sitanggang, ke KPU Samosir, untuk menjadi peserta Pilkada 2020.

APMPD menuntut, DPRD memfasilitasi pertemuan dengan KPU Samosir terkait ijazah SMA salah satu pasangan bakal calon wakil bupati dibatalkan.

“Kami menyatakan menolak pencalonan orang yang menggunakan ijazah palsu, karena kami tidak mau ada Bacalon Wabup berijazah palsu,” teriak Jaitir.

Ketua DPRD Saut Tamba, kepada massa APMPD Samosir, mengatakan benar KPU dan Bawaslu sudah melakukan rapat dengar pendapat (RDP).

“KPU menyampaikan bahwa mereka sudah melakukan verifikasi dan klarifikasi berkas 3 Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Samosir, namun KPU Samosir, sampai saat ini belum melakukan rapat pleno penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Saut.

Terkait permintaan APMPD yang menyatakan ditetapkan atau tidak Bapaslon menjadi Calon, bukanlah ranah DPRD.

“Hanya saja DPRD meminta penyelenggara bekerja secara profesional dan menjunjung netralitas sehingga tidak berpihak kepada salah satu paslon,” harap Tamba.

Sampai berita ini dipublikasikan, pihak perwakilan massa APMPD Samosir, DPRD dan KPU Samosir menggelar rapat mendengarkan klarifikasi terkait laporan masyarakat. (cts)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2