Waspada
Waspada » AP II Dukung Peniadaan Mudik 2021 Di Bandara Internasional Silangit
Headlines Sumut

AP II Dukung Peniadaan Mudik 2021 Di Bandara Internasional Silangit

LAYANAN GeNose C-19 di Bandara Internasional Silangit terletak di lokasi Human Remain Lounge dilengkapi dengan 2 mesin GeNose C-19 dan 240 kantong udara tiap harinya. Waspada/Parlin Hutasoit
LAYANAN GeNose C-19 di Bandara Internasional Silangit terletak di lokasi Human Remain Lounge dilengkapi dengan 2 mesin GeNose C-19 dan 240 kantong udara tiap harinya. Waspada/Parlin Hutasoit

TARUTUNG (Waspada): Angkasa pura (AP) II di Bandara Internasional Silangit-Tapanuli Utara (Taput) menyahuti instruksi Pemerintah menetapkan periode peniadaan mudik pada 6-17 Mei 2021 yang melarang masyarakat melakukan perjalanan jika tujuannya semata hanya pulang ke kampung halaman.

“Bandara Silangit di perketat. PT Angkasa Pura II (Persero), pengelola 20 bandara di Indonesia, siap mendukung kebijakan tersebut demi mencegah penyebaran Covid-19. Tujuan dari peniadaan mudik ini adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19, melindungi diri sendiri dan keluarga. Silaturahmi bisa tetap dijalin dengan memanfaatkan teknologi. Bersama kita bisa, ”Tidak mudik lebih baik,” ujar Presiden Director AP II Muhammad Awaluddin didampingi Executif General manager Bandara Silangit R Indra Crisna Seputra kepada Waspada, Selasa (4/5) di Bandara Silangit.

Muhammad Awaluddin menyebut, Bandara Internasional Silangit di perketat dan sudah ada pelaksanaan Tes Covid-19 dengan GeNose dioperasikan.

“Hadirnya Test Covid-19 dengan GeNose yang hari ini sudah dioperasikan di Bandara Internasional Silangit melengkapi persyaratan kepada pelaku perjalanan udara, disamping layanan tes Covid-19 lainya seperti Swab Antigen dan Antibody,” ujarnya.

Dia menyebut, layanan GeNose C-19 di Bandara Internasional Silangit terletak di lokasi Human Remain Lounge dilengkapi dengan 2 mesin GeNose C-19 dan 240 kantong udara tiap harinya.

“Jam operasional yang diberlakukan yakni Pukul 07:00-15:00 WIB dengan biaya Layanan untuk GeNose Rp40000 dan Swab Antigen Rp200000,” terangnya.

Dia mengatakan, calon penumpang diharapkan datang dua jam sebelum keberangkatan untuk melakukan test GeNose, juga diharuskan untuk tidak makan, tidak Minum, tidak Merokok minimal 30 menit sebelumnya.

“Dimana sebelumnya telah dilakukan Trial/Simulasi yang dilakukan oleh 15 orang sebagai pemastian kesiapan fasilitas dan proses agar berjalan dengan lancar,” sebutnya.

Executive General Manager Bandara internasional Silangit, R Indra Crisna Seputra menambahkan, di hari Pertama penggunaan, Senin (3/5), sebanyak 60 Calon Penumpang telah menggunakan layanan Test GeNose tersebut.

Juga Turut Menyaksikan operasional Layanan Genose perdana di Bandara Internasional Silangit, dari Kejaksaan Taput, Dinas Kesehatan Kabupaten, Dinas Lingkungan Hidup, Kantor Kesehatan Pelabuhan. (a09)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2